Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Ambyar Dihajar Virus Corona, Ini Kata Bos Bank Indonesia

BI menilai kinerja pasar saham domestik akan kembali pulih bila kondisi global terkait penyebaran virus corona (Covid-19) mereda.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 28 Februari 2020  |  15:16 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memberikan keterangan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Kamis (20/2/2020). Bisnis - Abdurachman
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memberikan keterangan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Kamis (20/2/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) turut memberikan respon terkait tren koreksi di pasar saham dalam negeri. 

Gubernur BI Perry Warjiyo kejatuhan indeks harga saham gabungan atau IHSG tak lepas dari sentimen global, terutama penyebaran wabah virus corona yang makin meluas. Saat ini, wabah tersebut tidak hanya menjangkiti warga China, tetapi juga menyebar ke Korea Selatan, Perancis, hingga Brazil.

"Kita tahu harga saham turun sejak akhir Januari hingga Februari sekitar 20 persen menjadi [level] 5.650," katanya di kompleks Bank Indonesia, Jumat (28/2/2020).

Dalam periode tahun berjalan atau sejak awal Januari 2020, IHSG sudah terkoreksi -15,09 persen. Adapun secara tahunan, IHSG sudah terjerembab hingga -17,98 persen.

Menurut Perry, penyebaran Covid-19 berdampak besar terhadap perilaku investor global, khususnya terkait kepemilikan portofolio investasi di banyak negara, termasuk Indonesia. Seiring meluasnya penyebaran virus Corona, investor asing cenderung menjual instrumen investasi saat ini.

Berkaca pada hal itu, Perry mengatakan pihaknya akan terus memantau situasi di pasar sampai kondisi kembali stabil. Meski demikian, dia optimistis pengaruh negatif Covid-19 lebih rendah dibandingkan negara-negara lain di kawasan Asia, seperti Korea Selatan, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Malaysia.

"Investor cenderung jual dulu, outflow dulu. Kalau kondisi mulai membaik, mereka masuk lagi," ungkapnya.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren penurunan ke area 5.300 pada perdagangan Jumat (28/2/2020) sesi pertama.

Pada pukul 11:30 WIB atau sesi I perdagangan harian, IHSG terkoreksi 4 persen atau 223,73 poin ke level 5.311,96. Ini merupakan level terendah sejak 31 Januari 2017 di posisi 5.294,1.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Virus Corona
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top