Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Volatilitas Pasar Tidak Terlalu Berdampak ke IPO Besar

Prospek IPO dengan nilai di atas Rp 1 triliun diperkirakan masih akan cukup baik di tengah volatilitas pasar yang sedang tinggi.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 19 Februari 2020  |  20:34 WIB
Karyawati mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Bank Permata, Jakarta, Rabu (4/4/2018). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Karyawati mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Bank Permata, Jakarta, Rabu (4/4/2018). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Prospek penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) bernilai besar diperkirakan tidak akan terlalu terganggu oleh sentimen-sentimen negatif yang tengah melingkupi pasar saham Indonesia.

Menurut Direktur Utama Mandiri Sekuritas Dannif Danusaputro, prospek IPO dengan nilai di atas Rp 1 triliun diperkirakan masih akan cukup baik di tengah volatilitas pasar yang sedang tinggi.

Pada serapan institusi, ia memperkirakan prospek IPO besar masih akan baik. Hal tersebut didasari oleh kebutuhan institusi untuk berinvestasi yang masih tinggi. Di sisi lain, ia memperkirakan penurunan serapan saham akan terjadi pada investor ritel.

“Kasus manipulasi saham dan gagal bayar yang saat ini masih terjadi akan menurunkan tingkat keyakinan investor ritel untuk membeli saham,” ujarnya saat ditemui di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta pada Rabu (19/2/2020).

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

Kendati demikian, Dannif mengaku prospek IPO dengan nilai besar akan semakin bagus di masa depan. Pasalnya, saat ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah merancang sejumlah ketentuan baru guna meningkatkan kualitas transaksi saham di Indonesia dan mencegah kasus-kasus manipulasi saham kembali terjadi.

Ia melanjutkan, pihaknya pun turut dilibatkan dalam perancangan ketentuan tersebut. Otoritas meminta pendapat para pelaku pasar, termasuk perusahaan sekuritas, agar dapat merancang peraturan yang akomodatif dan tepat guna.

“Kondisi saat ini akan berdampak positif bagi pasar modal Indonesia di masa depan,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo
Editor : M. Taufikul Basari
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top