Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akhiri Pelemahan Tujuh Hari, Indeks Topix Ditutup Menguat 0,37 Persen

Bursa Jepang mampu rebound dan ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (19/2/2020), mengakhiri pelemahan tujuh hari berturut-turut.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 19 Februari 2020  |  14:09 WIB
Akhiri Pelemahan Tujuh Hari, Indeks Topix Ditutup Menguat 0,37 Persen
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Jepang mampu rebound dan ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (19/2/2020), mengakhiri pelemahan tujuh hari berturut-turut.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Topix berakhir menguat 0,37 persen atau 6,15 poin ke level 1.665,71 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (18/2/2020), indeks Topix berakhir melemah 1,31 persen atau 22,06 poin ke level US$1.665,71, penurunan hari ketujuh berturut-turut.

Dari 2.156 saham yang tercatat pada indeks Topix, 1.242 saham di antaranya menguat, sedangkan 801 saham melemah, dan 113 saham lainnya stagnan.

Saham Hoya Corp menjadi penopang utama indeks Topix setelah ditutup menguat 3,4 persen, sedangkan saham Yuko Gosei Kogyo Co. melonjak 31 persen dan menjadi saham dengan penguatan tertinggi hari ini.

Sejalan dengan Topix, indeks Nikkei 225 ditutup di level 23.400,70 dengan penguatan 0,89 persen atau 206,90 poin, setelah dibuka rebound dengan penguatan 0,58 persen di posisi 23.329,33.

Dilansir dari Bloomberg, bursa saham Jepang rebound karena investor mengalihkan perhatian mereka dari peringatan penjualan Apple Inc. menuju upaya China untuk menahan wabah virus corona.

Sektor elektronik dan produsen obat memberikan dorongan terbesar untuk indeks Topix, meskipun pasar saham AS melemah semalam karena investor kembali dari liburan Hari Presiden dan merespons ekspektasi Apple bahwa mereka tidak akan mencapai target penjualan karena tekanan virus corona terhadap permintaan.

"Saham Apple dan AS tidak turun sebanyak yang diharapkan para pelaku pasar," kata Tomoichiro Kubota, analis di Matsui Securities Co., seperti dikutip Bloomberg.

"Meskipun ada berita tentang Apple, selama ekonomi dan permintaan AS dapat dipertahankan, itu bisa memberikan dukungan ke pasar saham Jepang," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa jepang
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top