Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Transcoal Pacific (TCPI) Bentuk 5 Perusahaan Baru, Untuk Apa ya?

Emiten pelayaran PT Transcoal Pacific Tbk. (TCPI) berniat melebarkan ekspansi dengan menggarap pasar kargo internasional.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 14 Februari 2020  |  16:33 WIB
Direktur Utama PT Transcoal Pacific Tbk Dirc Richard Talumewo (kanan) di sela-sela Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Luar Biasa (RUPST-LB) di Jakarta, Rabu (19/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Direktur Utama PT Transcoal Pacific Tbk Dirc Richard Talumewo (kanan) di sela-sela Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Luar Biasa (RUPST-LB) di Jakarta, Rabu (19/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten pelayaran PT Transcoal Pacific Tbk. (TCPI) mendirikan lima perusahaan baru guna mendukung rencana pengembangan usaha di bidang jasa angkutan laut. 

Pemegang saham dari lima perusahaan baru tersebut adalah PT Sentra Makmur Line sebesar 99,98 persen dan PT Kanz Gemilang Utama sebesar 0.02 persen. PT Kanz Gemilang Utama sendiri adalah anak perusahaan TCPI. Adapun, PT Sentra Makmur Lines dimiliki sahamnya secara tidak langsung oleh TCPI sebesar 99,98 persen.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI),  modal dasar masing-masing perusahaan baru tersebut sebesar  Rp100 miliar dan modal ditempatkan dan disetor adalah Rp25 miliar.

Sekretaris Perusahaan Transcoal, Anton Ramada Saragih mengatakan pendirian lima perusahaan tersebut akan menunjang rencana ekspansi perseroan. Dia mengungkapkan, sebagian dari perusahaan anyar disiapkan untuk menggarap pasar angkutan kargo luar negeri.

“Rencana perusahaan itu sebagian untuk adanya pengangkutan kargo untuk Asian going, keluar negeri,” ujarnya kepada Bisnis.com, Kamis (14/2/2020).

Dia belum mau membeberkan lebih rinci terkait rencana ekspansi pengangkutan kargo internasional. Anton juga belum bisa mengungkapkan penambahan kapasitas angkut berkat pendirian lima perusahaan baru ini.

Guna mengerek pendapatan, emiten bersandi saham TCPI itu bakal memperpanjang kontrak-kontrak pengangkutan eksisting. Strategi lain yang disiapkan, perseroan bakal mencari sumber kargo baru lewat pola pembentukan perusahaan patungan.

Dilansir dari website TCPI, perseroan mengoperasikan armada sebanyak 183 kapal. Jumlah tersebut terdiri dari sembilan jenis kapal. Jenis armada tug and barge tercatat paling banyak yaitu 100 unit. Selain itu, TCPI juga mengoperasikan lima unit kapal induk atau mother vessel.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten aksi emiten
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top