Permintaan SBR009 Lampaui Target

Berdasarkan data dari laman Investree.id, hingga Rabu (12/2/2020), total pemesanan SBR009 telah mencapai Rp2,132 triliun. Jumlah tersebut sedikit diatas target yang dipatok pemerintah sebesar Rp2 triliun.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 13 Februari 2020  |  20:39 WIB
Permintaan SBR009 Lampaui Target
Ilustrasi OBLIGASI. Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pemesanan Surat Utang Negara (SUN) ritel seri SBR009 dengan kupon sebesar 6,3 persen berhasil melewati target yang dipatok pemerintah.

Berdasarkan data dari laman Investree.id, hingga Rabu (12/2/2020), total pemesanan SBR009 telah mencapai Rp2,132 triliun. Jumlah tersebut sedikit diatas target yang dipatok pemerintah sebesar Rp2 triliun.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, permintaan SBR kali ini menunjukkan hasil yang positif mengingat dalam beberapa penerbitan surat utang ritel pada tahun lalu target belum tercapai.

Pencapaian ini semakin baik karena kupon yang ditawarkan pada SBR009 lebih kecil bila dibandingkan obligasi ritel sebelumnya.

Ia menilai, tingginya minat investor ritel terhadap SBR009 tidak lepas dari upaya investor mencari bentuk investasi yang aman. SBR009 dinilai sebagai salah satu instrumen investasi yang aman karena penerbitannya yang dijamin Undang-Undang.

“Kini para investor ritel tidak hanya memikirkan keuntungan saja. Faktor keamanan juga menjadi hal yang sama pentingnya,” katanya, Kamis (13/2/2020).

Selain itu, sentimen positif dari pasar obligasi Indonesia juga semakin meningkatkan minat investor ritel terhadap SBR009. Laju pasar obligasi yang saat ini cukup kuat dinilai semakin meningkatkan keyakinan investor ritel untuk membeli SBR009.

Hal senada juga diungkapkan Analis Anugerah Sekuritas Indonesia Ramdhan Ario Maruto. Menurutnya, faktor keamanan menjadi penyebab utama tingginya minat investor terhadap SBR009.

Di tengah kondisi pasar saham yang tengah anjlok, kehadiran SBR009 yang dijamin oleh pemerintah merupakan keuntungan tersendiri yang dapat dimiliki investor Surat berharga ritel.

Tingginya minat terhadap SBR009 juga didorong oleh keinginan masyarakat untuk turut berkontribusi dalam pembangunan negara secara aktif dan nyata.

Menurutnya, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk ikut berkontribusi terhadap pembangunan negara membuat jumlah investor yang ikut berinvestasi pada obligasi ritel ini meningkat.

“SBR ini juga dapat menjadi sarana pembelajaran masyarakat terhadap pasar keuangan dan juga berinvestasi secara bijak,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman, instrumen investasi SBR009 akan cukup banyak dicari oleh para investor meskipun kupon yang ditawarkan lebih rendah bila dibandingkan dengan kupon sebelumnya.

Kupon yang diberikan pada instrumen sukuk tabungan seri ST006 yang terbit pada November 2019 sebesar 6,75 persen.

Salah satu faktor utama tingginya minat investor adalah imbal hasil (yield) yang cukup atraktif. Jenis SBR, katanya menggunakan prinsip floating with floor. Artinya, jumlah minimal imbal hasil yang didapatkan tidak mengikuti penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

"Sebaliknya, bila suku bunga acuan BI naik, maka imbal hasil yang didapatkan investor akan ikut meningkat," jelasnya beberapa waktu lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi

Editor : Hafiyyan
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top