Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wabah Virus Corona Diprediksi Bakal Surut, Kospi Sentuh Level Tertinggi

Indeks Kospi Korea Selatan berhasil melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Selasa (12/2/2020), bersama dengan nilai tukar won.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 12 Februari 2020  |  14:56 WIB
Bursa Korea Kospi - Reuters
Bursa Korea Kospi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Kospi Korea Selatan berhasil melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Selasa (12/2/2020), bersama dengan nilai tukar won.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Kospi ditutup di level 2.238,38 dengan penguatan 0,69 persen atau 15,26 poin dari level penutupan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (11/2/2020), Kospi berakhir di posisi 2.223,12 dengan kenaikan tajam 1 persen atau 22,05 poin. Level penutupan yang dibukukan pada Rabu (12/2) adalah yang tertinggi sejak 23 Januari.

Saham Samsung Electronics Co. yang menguat 1 persen menjadi pendorong terbesar terhadap penguatan Kospi pada Rabu. Penguatan saham raksasa elektronik ini berlanjut untuk perdagangan hari kedua setelah ditutup naik 0,34 persen di level 59.900 won pada Selasa (11/2).

Adapun saham MonAmi Co. Ltd. mencatat kenaikan terbesar hari ini dengan lonjakan 29,92 persen, disusul saham JICO Co. Ltd. yang melonjak 29,91 persen.

Dari 793 saham yang diperdagangkan pada Rabu, sebanyak 359 saham menguat, 349 saham melemah, dan 85 saham stagnan. Sementara itu, sebanyak 14 dari 18 sektor naik, dipimpin saham emiten peralatan listrik dan elektronik.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

Sejalan dengan indeks Kospi, nilai tukar won Korea Selatan ditutup menguat 0,17 persen atau 2,02 poin di level 1.179,48, apresiasi hari kedua berturut-turut.

Berlanjutnya penguatan nilai tukar won didorong spekulasi para pedagang bahwa laju pertumbuhan kasus terinfeksi virus corona (coronavirus) Covid-19 kemungkinan melambat.

“Studi empiris menunjukkan wabah virus corona tersebut kemungkinan akan mereda dalam 2-3 bulan,” ujar Lim Hyeyoun, seorang ekonom di KTB Investment & Securities.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indeks kospi virus corona
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top