Kurs Jisdor Menguat ke Rp13.717, Rupiah Terdepresiasi Jelang Rilis Data PDB

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp13.717 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (5/2/2020).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 05 Februari 2020  |  10:41 WIB
Kurs Jisdor Menguat ke Rp13.717, Rupiah Terdepresiasi Jelang Rilis Data PDB
Seorang karyawan menghitung dolar AS di kantor penukaran uang di Kairo tengah, Mesir, 20 Maret 2019. - REUTERS / Mohamed Abd El Ghany

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp13.717 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (5/2/2020).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp13.717 per dolar AS, menguat 43 poin atau 0,31 persen dari posisi Rp13.760 pada Selasa (4/2/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot menyentuh level Rp13.725 per dolar AS dengan depresiasi 10 poin atau 0,07 persen pada pukul 10.14 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Sebelumnya, rupiah dibuka di zona hijau dengan penguatan 20 poin poin atau 0,15 persen ke level Rp13.695 per dolar AS pada awal perdagangan hari ini.

Pada perdagangan Selasa (4/2/2020), nilai tukar rupiah ditutup di level Rp13.715 per dolar AS dengan penguatan 27 poin atau 0,2 persen. 

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

Tanggal

Kurs

5 Februari 2020

Rp13.717

4 Februari 2020

Rp13.760

3 Februari 2020

Rp 13.722

31 Januari 2020

Rp 13.662

30 Januari 2020

Rp  13.652

 Sumber: Bank Indonesia

Meskipun melemah, analis valas Maybank, Yanxi Tan mengatakan rupiah terlihat relatif terlindung dari sentimen eksternal, terutama dari dampak wabah virus corona, karena minat investor masih terjaga.

"Investor juga merasa lega dengan komitmen Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas rupiah melalui intervensi pasar," ungkap Yanxi, seperti dikutip Bloomberg.

Pelaku pasar juga tengah menantikan rilis data Produk Domestik Bruto kuartal IV/2019 yang dijadwalkan rilis pukul 11.00 WIB. Menurut median perkiraan dari 25 analis dalam survei Bloomberg, PDB Indonesia diperkirakan tumbuh 5 persen pada kuartal IV dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Seiring dengan pergerakan nilai tukar rupiah, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya terpantau menguat 0,044 poin atau 0,04 persen ke level 98,005 pada pukul 10.13 WIB.

Indeks dolar AS sebelumnya dibuka melemah 0,022 poin atau 0,02 persen di level 97,939, setelah pada akhir perdagangan Selasa (4/2) ditutup menguat 0,161 poin atau 0,16 persen ke level 97,961.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jisdor

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top