Sektor Properti dan Infrastruktur Dominasi Pipeline IPO

Dari ke-29 calon emiten, paling banyak mengantre di sektor properti dan konstruksi sebanyak 11 perusahaan.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 31 Januari 2020  |  13:44 WIB
Sektor Properti dan Infrastruktur Dominasi Pipeline IPO
Bursa Efek Indonesia. - Bloomberg / Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 29 calon emiten yang masuk ke dalam daftar calon emiten untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).

“Dari ke-29 calon emiten itu, paling banyak mengantre di sektor properti dan konstruksi sebanyak 11 unit,” tulis laporan BEI, Jumat (31/1/2020).

Selanjutnya, sektor perdagangan dan investasi mencapai 9 perusahaan, finansial 2 perusahaan, infratruktur 2 perusahaan, dan sektor konsumsi 2 perusahaan.

Adapun sektor agribisnis, industri dasar, dan industri lainnya masing-masing menyumbang 1 perusahaan.

Sejumlah 11 calon emiten merupakan kategori kelas besar dengan aset lebih dari Rp250 miliar. Adapun, 12 calon emiten kategori kelas sedang dengan aset kurang dari Rp250 miliar, sedangkan 6 calon emiten kategori kelas kecil dengan aset kurang dari Rp50 miliar.

Sementara itu, per 30 Januari 2020, BEI mencatat nilai surat utang yang berada di pipeline sejumlah Rp8,52 triliun. Surat utang berupa obligasi dan sukuk tersebut ada 11 penerbitan dari 12 perusahaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ipo, Aksi Korporasi

Editor : Hafiyyan
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top