Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Produsen Mobil dan Bank Seret Indeks Stoxx ke Zona Merah

Bursa saham Eropa melemah pada perdagangan Senin (13/1/2020) setelah produsen mobil terpukul perkiraan penjualan di China.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 14 Januari 2020  |  06:22 WIB
Bursa Eropa - Reuters
Bursa Eropa - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Eropa melemah pada perdagangan Senin (13/1/2020) setelah produsen mobil terpukul perkiraan penjualan di China.

Saham sektor otomotif menghentikan reli penguatan empat hari dan berakhir melemah 0,9 persen, dipimpin oleh saham Renault yang mencapai level terendah dalam enam tahun terakhir menyusul kekhawatiran investor bahwa aliansi dengan Nissan dapan runtuh tanpa Carlos Ghosn.

Asosiasi Produsen Otomotif China (CAAM) sebelumnya menegaskan bahwa penjualan mobil cenderung menyusut untuk tahun ketiga berturut-turut pada tahun 2020. Proyeksi ini merusak prospek produsen mobil Eropa karena China merupakan salah satu pasar terpenting mereka.

"Kami pikir mobil akan tetap menjadi hambatan untuk masa mendatang, tetapi kami melihat tanda-tanda tentatif (permintaan China), jika tidak menjadi lebih baik, setidaknya mengambil jeda sebelum menjadi semakin buruk," kata Andrea Cicione, kepala analis di TS Lombardia, seperti dikutip Reuters.

Indeks DAX Jerman berakhir melemah 0,2 persen dari level penutupan tertinggi dalam dua tahun terakhir yang dicapai di sesi sebelumnya.

Sementara itu, penurunan saham perbankan memastikan bursa saham Italia dan Spanyol memimpin pelemahan di antara indeks lainnya di zona euro.

Setelah menguat 0,2 persen sepanjang pekan lalu, indeks Stoxx Europe 600 tergelincir 0,2 persen terlepas dari adanya reli di pasar global.

Indeks turun 0,3 persen dari rekor tertinggi yang dicapai pekan lalu, ketika sentimen terangkat oleh meredanya ketegangan antara Washington dan Teheran dan prospek penandatanganan kesepakatan perdagangan AS-China fase pertama pekan ini.

"Pasar ekuitas telah memperoleh landasan utama dalam beberapa bulan terakhir menyusul sentimen dari perdagangan, dan sekarang tampaknya para pelaku pasar puas sambil menanti sampai perjanjian telah dibuat resmi," kata David Madden, analis pasar di CMC Markets UK.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top