Ekspektasi Resolusi Perdagangan Berkurang, Wall Street Melemah

Bursa saham Amerika Serikat melemah pada perdagangan Selasa (3/12/2019) setelah komentar dari Presiden Donald Trump dan Menteri Perdagangan Wilbur Ross menurunkan ekspektasi kemungkinan jeda perang perdagangan dengan China.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 04 Desember 2019  |  06:37 WIB
Ekspektasi Resolusi Perdagangan Berkurang, Wall Street Melemah
New York Stock Exchange (NYSE) di New York, AS. - REUTERS/Brendan McDermid

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat melemah pada perdagangan Selasa (3/12/2019) setelah komentar dari Presiden Donald Trump dan Menteri Perdagangan Wilbur Ross menurunkan ekspektasi kemungkinan jeda perang perdagangan dengan China.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 280,23 poin atau 1,01 persen ke level 27.502,81, sedangkan indeks S&P 500 kehilangan 20,67 poin atau 0,66 persen ke 3.093,2 dan Nasdaq Composite turun 47,34 poin atau 0,55 persen ke 8.520,64.

Sembilan dari 11 sektor utama dalam S&P 500 berada di wilayah negatif, dengan Apple Inc dan Intel Corp menjadi penekan utama pelemahan indeks.

Dow Jones mengalami hari terburuknya sejak 8 Oktober, dan ketiga indeks saham utama mundur lebih jauh dari rekor tertinggi pekan lalu yang dipicu oleh optimisme bahwa kesepakatan sementara antara AS dan China sedang dikerjakan.

Optimisme tersebut berkurang ketika Trump menyarankan kesepakatan mungkin harus menunggu sampai pemilihan presiden 2020, dan secara terpisah, Ross mengonfirmasi bahwa tarif baru pada impor China akan berlaku pada 15 Desember sesuai jadwal, kecuali jika ada kemajuan besar yang dibuat.

"Kemunduran dalam negosiasi perdagangan China, ditambah dengan tarif pada Prancis sehubungan dengan pajak digital dan tarif untuk Brasil dan Argentina untuk baja, semuanya mengecewakan pasar," kata Stephen Massocca, wakil presiden senior di Wedbush Securities, seperti dikutip Reuters.

"Dampak jangka panjang dari negosiasi ini bisa sangat positif, tetapi implikasi jangka pendek menandakan perlambatan ekonomi dan itu tidak dilihat dengan baik oleh pasar," tambah Massocca.

Produsen chip yang sensitif terhadap harga melemah, dengan indeks Philadelphia SE Semiconductor turun 1,5 persen, hari terburuk sejak 23 Oktober.

Sektor industri, energi, keuangan dan rentan terhadap sentimen perdagangan menderita persentase kerugian terbesar.

Saham AK Steel Holding Corp naik 4,2 persen setelah penambang Cleveland Cliffs setuju untuk mengakuisisi seluruh saham perusahaan senilai sekitar US$1,1 miliar.

Saham Audentes Therapeutics Inc melonjak 106,0 persen setelah Astellas Pharma Inc Jepang mengatakan akan mengakuisisi produsen obat AS ini senilai sekitar US$3 miliar.

Pergerakan Bursa saham Amerika Serikat
IndeksLevelPerubahan (persen)

Dow Jones

27.502,81

-1,01

S&P 500

3.093,2

-0,66

Nasdaq Composite

8.520,64

-0,55

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa as, wall street, perang dagang AS vs China

Editor : Rahayuningsih
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top