Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Trump Komentari Perundingan AS-China, Wall Street Perbarui Rekor

Komentar optimistis dari Presiden Donald Trump mengenai pembicaraan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China berhasil mendorong tiga indeks saham utama di bursa Wall Street memperbarui rekornya.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 27 November 2019  |  07:11 WIB
Tanda Wall St. terlihat di distrik keuangan New York - Reuters
Tanda Wall St. terlihat di distrik keuangan New York - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Komentar optimistis dari Presiden Donald Trump mengenai pembicaraan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China berhasil mendorong tiga indeks saham utama di bursa Wall Street memperbarui rekornya.

Berdasarkan data Reuters, pada perdagangan Selasa (26/11/2019), indeks S&P 500 ditutup menanjak 0,22 persen di level 3.140,52, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,2 persen ke posisi 28.121,68, dan indeks Nasdaq Composite berakhir naik 0,18 persen di level 8.647,93.

Presiden Trump mengatakan tim perundingan AS dan China hampir mencapai kesepakatan mengenai fase pertama kesepakatan perdagangan.

Trump juga menekankan dukungan pemerintah AS untuk para pengunjuk rasa di Hong Kong, titik yang diperdebatkan antara dua negara berekonomi terbesar di dunia itu.

“Saat ini karakterisasinya adalah hal-hal tampak cukup baik sehingga kita melihat semacam kenaikan. Namun, sampai permasalahan ini [kesepakatan dagang] dituntaskan, itu belum tuntas,” ujar Scott Ladner, kepala investasi di Horizon Investments di Charlotte, North Carolina.

“Jadi pola bertahan kemungkinan, sayangnya, adalah posisi yang sangat tepat untuk pasar saat ini,” tambahnya, dikutip dari Reuters.

Saham Walt Disney Co. naik 1,30 persen menyusul sebuah laporan bahwa layanan streaming-nya rata-rata mencapai hampir 1 juta pelanggan baru per hari. Saham ini membantu menjaga kenaikan Dow Jones Industrial Average.

Meningkatnya harapan untuk kesepakatan perdagangan AS-China, indikator ekonomi AS yang solid, dan musim laporan laba perusahaan kuartal ketiga yang sebagian besar melampaui ekspektasi telah mendorong bursa saham AS menguat.

Ketiga indeks saham utama itu kini telah mencetak rekor level penutupan tertinggi dalam lima dari delapan sesi perdagangan terakhir.

Turut menopang reli bursa saham pada Selasa (26/11) adalah komentar bernada dovish oleh Federal Reserve, yang telah memangkas suku bunga sebanyak tiga kali tahun ini.

Gubernur The Fed Jerome Powell pada Senin (25/11) mengatakan bahwa kebijakan moneter "diposisikan dengan baik" untuk mendukung pasar tenaga kerja yang kuat.

Investor saat ini mengamati tanda-tanda pada kesehatan daya beli konsumen untuk musim belanja liburan. Kepercayaan konsumen turun untuk bulan keempat berturut-turut pada November tetapi tetap pada level yang cukup untuk mendukung laju pengeluaran konsumen yang stabil, menurut data yang dirilis Selasa (26/11).

Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa penjualan rumah baru secara tak terduga turun pada bulan Oktober, meskipun data untuk bulan sebelumnya direvisi naik, dengan pembelian mencapai level tertinggi dalam lebih dari 12 tahun.

Pergerakan Bursa Wall Street 26 November

Indeks

Level

Perubahan (persen)

Dow Jones

28.121,68

+0,2

S&P 500

3.140,52

+0,22

Nasdaq

8.647,93

+0,18

Sumber: Reuters

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wall street Donald Trump
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top