Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KABAR EMITEN 22 NOVEMBER: Lion Air Tunda Rencana IPO, PPRE Bidik Pertumbuhan 30%

Berita mengenai rencana IPO Lion Air dan target kontrak baru PT PP Presisi Tbk. (PPRE) menjadi topik halaman market dan korporasi edisi harian Bisnis Indonesia, Jumat (22/11/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 22 November 2019  |  08:32 WIB
Ilustrasi - Fasilitas MRO Batam Aero Technic (BTA) di Batam. - Bisnis/Youtube
Ilustrasi - Fasilitas MRO Batam Aero Technic (BTA) di Batam. - Bisnis/Youtube

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai rencana IPO Lion Air dan target kontrak baru PT PP Presisi Tbk. (PPRE) menjadi topik halaman market dan korporasi edisi harian Bisnis Indonesia, Jumat (22/11/2019).  

Berikut perincian topiknya:

Layar Terkembang Emiten Pelayaran. Layar emiten-emiten pelayaran masih mengembang sepanjang tahun ini dengan dijaringnya kontrak-kontrak baru demi menambah pundi-pundi perseroan.

Lion Air Tunda Rencana IPO. PT Lion Mentari Airlines dikabarkan menunda aksi penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham yang seharusnya dieksekusi pada tahun ini.

Fund Manager Selektif Pilih Portofolio. Para fund manager agar untuk lebih selektif dalam menentukan aset dasar reksa dana saham seiring dengan belum memuaskannya performa mayoritas produk akibat memburuknya prospek kinerja indeks harga saham gabungan.

BEI Bidik Porsi Syariah 10%. Bursa Efek Indonesia menargetkan porsi investor syariah sebesar 10% dari total investor di pasar modal Indonesia seiring dengan terus berkembangnya industri tersebut.

PPRE Bidik Pertumbuhan 30%. PT PP Presisi Tbk. membidik pertumbuhan nilai kontrak baru hingga 30% pada tahun depan seiring dengan prediksi iklim bisnis yang lebih baik dibandingkan dengan tahun ini.

Yield SUN Bertengger di Level 6,9%. Imbal hasil surat utang negara (SUN) tenor 10 tahun bakal bertahan pada posisi 6,9% pada 2020. Ekonom Bank Sinarmas Rachel Elizabeth Hosanna mengatakan yield SUN tenor 10 tahun bisa menyentuh 6,9% akibat apresiasi rupiah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten aksi emiten
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top