Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indeks Bisnis-27 Ditutup Melemah 1,06 Persen, 19 Saham Turun

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan indeks Bisnis-27 ditutup melemah 1,06 persen atau 5,80 poin di level 540,54
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 07 November 2019  |  18:15 WIB
Pengunjung mengambil foto monitor perdagangan harga saham di Jakarta, Jumat (1/2/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Pengunjung mengambil foto monitor perdagangan harga saham di Jakarta, Jumat (1/2/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 ditutup melemah lebih dari 1 persen pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (7/11/2019), sejalan dengan pelemahan IHSG.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan indeks Bisnis-27 ditutup melemah 1,06 persen atau 5,80 poin di level 540,54, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,46 persen atau 2,5 poin ke level 548,84. dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Rabu (6/11), indeks Bisnis-27 berakhir di level 546,34 dengan penguatan 1,23 persen atau 6,79 poin.

Sepanjang perdagangan hari ini, indeks Bisnis-27 bergerak di level 534,97-548,87.

Sebanyak 8 saham menguat dan 19 saham melemah dari 27 saham anggota indeks Bisnis-27 yang diperdagangkan pada akhir perdagangan hari ini.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang masing-masing melemah 3,85 persen dan 1,82 persen menjadi penekan utama pergerakan indeks Bisnis-27.

Sejalan dengan indeks Bisnis, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini, meskipun sejumlah bursa Asia berbalik ke zona hijau.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 0,84 persen atau 51,92 poin ke level 6.165,62 pada akhir perdagangan hari ini.

Pada perdagangan Rabu (6/11), IHSG mengakhiri pergerakannya di level 6.217,54 dengan pelemahan 0,74 persen atau 46,61 poin.

Sebelum kembali melemah, indeks sempat rebound ke wilayah positif dengan dibuka naik 0,27 persen atau 17,06 poin di posisi 6.234,6 pada awal perdagangan. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.119,42-6.235,64.

Tujuh dari sembilan sektor menetap di zona merah, dipimpin oleh barang konsumsi yang turun 1,71 persen dan disusul sektor tambang yang melemah 1,58 persen. Di sisi lain, sektor industry dasar dan properti menguat masing-masing 0,88 persen dan 0,23 persen.

Sebanyak 111 saham menguat, 308 saham melemah, dan 240 saham stagnan dari 659 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Berikut adalah harga saham Bisnis-27:
KodeNama PerusahaanHarga
ACESPT Ace Hardware Indonesia Tbk.1.660
ADROPT Adaro Energy Tbk1.385
ANTMPT Aneka Tambang Tbk.6.725
ASIIPT Astra International Tbk31.425
BBCAPT Bank Central Asia Tbk7.600
BBNIPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk4.000
BBRIPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk7.000
BDMNPT Bank Danamon Indonesia Tbk7.400
BMRIPT Bank Mandiri Persero Tbk3.500
CPINPT Charoen Pokphand Indonesia Tbk52.725
HMSPPT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk10.800
ICBPPT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk7.750
INCOPT Vale Indonesia Tbk PT8.275
INDFPT Indofood Sukses Makmur Tbk20.900
INKPPT Indah Kiat Pulp & Paper Corp Tbk5.200
INTPPT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk1.585
JPFAPT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.2.660
KLBFPT Kalbe Farma Tbk2.130
MAPIPT Mitra Adiperkasa Tbk1.990
MYORPT Mayora Indah Tbk2.390
PTBAPT Bukit Asam Tbk580
PWONPT Pakuwon Jati Tbk12.800
SCMAPT Surya Citra Media Tbk11.725
SMGRPT Semen Indonesia (Persero) Tbk4.070
TLKMPT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk620
TPIAPT Chandra Asri Petrochemical Tbk22.050
UNTRPT United Tractors Tbk43.350

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indeks bisnis27
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top