Tahun Depan, Maybank Kim Eng Sekuritas Targetkan Pertumbuhan Investor 15 Persen

Total nasabah di Maybank Kim Eng Sekuritas saat ini ada kurang lebih 14.000 investor.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 06 November 2019  |  17:35 WIB
Tahun Depan, Maybank Kim Eng Sekuritas Targetkan Pertumbuhan Investor 15 Persen
Direktur Maybank Kim Eng Sekuritas Indriastuti Widi Utami meresmikan peluncuran Sharia Online Trading System (SOTS) KE Trade PRO Syariah sambil memotong pita di Main Hall BEI, Rabu (6/11/2019). - Bisnis - Dwi Nicken Tari

Bisnis.com, JAKARTA - PT Maybank Kim Eng Sekuritas menargetkan jumlah investor dapat bertumbuh sekitar 15% pada paruh pertama tahun depan.

Yulius Kurniawan, Head of Online Trading and Client Engagement Maybank Kim Eng Sekuritas, mengungkapkan hal tersebut setelah perseroan merilis sistem online trading berbasis syariah (Sharia Online Trading System/SOTS) bernama KE Trade PRO Syariah.

"Total nasabah di Maybank Kim Eng Sekuritas saat ini ada kurang lebih 14.000 investor. Untuk awal semester I/2020 kami menargetkan 2.020 nasabah dan pada semester kedua diharapkan bisa bertambah dua kali lipat menjadi sekitar 4.000 nasabah," kata Yulius di Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Adapun, saat ini layanan Maybank Kim Eng Sekuritas telah tersedia baik online maupun offline. Untuk online, perseroan menyediakan KE Trade PRO Syariah untuk memfasilitasi transaksi saham berbasis syariah di pasar modal.

Dengan bergabungnya Maybank Kim Eng Sekuritas sebagai Anggota Bursa SOTS, perusahaan efek asal Malaysia tersebut akan berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia untuk melakukan roadshow dan edukasi untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

"Sejauh ini kontribusi total investor syariah terhadap total investor keseluruhan masih 5%-6%. Jadi kami bantu tingkatkan lewat edukasi," tutur Yulius.

Seiring dengan target pertumbuhan investor, perseroan juga menargetkan transaksi harian bisa naik sekitar 10%-15% pada tahun depan dari posisi saat ini sekitar Rp500 miliar-Rp600 miliar.

"Untuk tahun depan kami berharap juga bisa bertumbuh 10%—15%," tutur Yulius.

Berdasarkan data Bloomberg, perusahaan efek yang menjadi bagian dari Grup Maybank Kim Eng ini pada bulan lalu berada pada posisi ke-3 sebagai broker teraktif dengan nilai gross value senilai Rp17,80 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sekuritas, pasar modal

Editor : Ana Noviani
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top