Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekspektasi Fed Pangkas Suku Bunga, Harga Emas Mengilap

Harga emas menguat seiring dengan ekspektasi Federal Reserve memangkas suku bunga pada tengah malam nanti.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 30 Oktober 2019  |  19:50 WIB
Emas batangan di brankas bank terlihat dalam gambar ilustrasi yang diambil di Zurich, 20 November 2014. - REUTERS/Arnd Wiegmann
Emas batangan di brankas bank terlihat dalam gambar ilustrasi yang diambil di Zurich, 20 November 2014. - REUTERS/Arnd Wiegmann

Bisnis.com, SEMARANG—Harga emas menguat seiring dengan ekspektasi Federal Reserve memangkas suku bunga pada tengah malam nanti.

Pada perdagangan Rabu (30/10/2019) pukul 19:05 WIB harga emas spot naik 0,44% atau 6,54 poin menuju US$1.494,26 per troy ounce.

Adapun, emas Comex kontrak Desember 2019 meningkat 0,31% atau 4,6 poin menjadi US$1.495,30 per troy ounce.

Analis Monex Investindo Futures Faisyal, menuturkan harga emas bergerak naik karena pasar memalingkan fokus dari penundaan kesepakatan dagang antara AS-Tiongkok.

Kini, pelaku pasar menantikan pertemuan bank sentral AS pada tengah malam nanti.

“Diperkirakan pertemuan itu memutuskan Fed memangkas suku bunga. Jika Fed bertindak dovish, harga emas akan bergerak lebih tinggi,” paparnya, Rabu (30/10/2019).

Namun demikian, jika the Fed mempertahankan suku bunganya, itu akan menjadi katalis negatif bagi pergerakan harga emas.

Pasalnya, yield obligasi AS akan bergerak lebih tinggi, sehingga mengurangi daya tarik emas sebagai investasi aman.

Berdasarkan data CME Group's FedWatch, investor memperkirakan Fed akan menurunkan suku bunganya sebesar 0,25% untuk ketiga kalinya pada tahun ini.

Namun, hanya sekitar 30 persen peluang adanya pengurangan suku bunga kembali pada Desember 2019, menurun dibandingkan sekitar 70 persen pada awal bulan ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini the fed
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top