Konversi Utang, Dana Brata Luhur Gelar IPO

Dana Brata Luhur adalah induk usaha dari PT Talenta Bumi yaitu perusahaan infrastruktur tambang batu bara dengan spesialisasi di bidang infrastruktur jalan angkut khusus batubara (hauling road).
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 22 Oktober 2019  |  10:37 WIB
Konversi Utang, Dana Brata Luhur Gelar IPO
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA--Calon emiten PT Dana Brata Luhur Tbk. akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dalam waktu dekat.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Victoria Sekuritas Indonesia dan PT Surya Fajar Sekuritas.

Direktur Victoria Sekuritas Indonesia Wisnu Widodo menyampaikan bahwa saat ini proses penawaran umum saham perdana (initial public offering) perusahaan infrastruktur tambang di Kalimantan Selatan tersebut telah memasuki masa bookbuilding.

Dengan periode masa penawaran awal pada 23--25 Oktober 2019 dan penawran umum pada 4 November 2019, perseroan diperkirakan bakal melantai di BEI pada 7 November 2019.

"[Harga penwaran] masih didiskusikan antara kami dengan calon emiten," kata Wisnu kepada Bisnis, Selasa (22/10/2019).

Adapun, Dana Brata Luhur berencana mencatatkan saham sebanyak-banyaknya 35 juta saham biasa atau 2,7% dari seluruh modal disetor dan ditempatkan penuh.

Bersamaan dengan IPO ini, perseroan juga akan menerbitkan saham baru dalam rangka konversi utang menjadi saham atau mandatory convertible loan (MCL) senilai Rp274 miliar yang setara dengan 250 juta saham.

Porsi tersebut setara dengan 20% dari seluruh total modal disetor dan ditempatkan penuh sebelum IPO atau 19,4% setelah penawaran umum.

Berdasarkan laman resmi perseroan, Dana Brata Luhur adalah induk usaha dari PT Talenta Bumi yaitu perusahaan infrastruktur tambang batu bara dengan spesialisasi di bidang infrastruktur jalan angkut khusus batubara (hauling road).

Grup usaha Dana Brata Luhur memiliki aset di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Barito Kuala di Kalimantan Selatan dalam bentuk hauling road sepanjang 46 km.

Perseroan juga memiliki terminal batu bara yang terletak di tepi sungai Barito. Aset ini merupakan infrastruktur utama perseroan untuk memindahkan produk tambang dan menjadi rute transportasi utama produsen batubara di dalam cekungan batubara Warukin dan Tanjung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
saham, ipo

Editor : Ana Noviani
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top