Proyeksi IHSG: Peluang Penguatan Terbuka, Cermati Rekomendasi Analis

Pada perdagangan awal pekan ini, IHSG ditutup mengugat 21,07 poin atau 0,34% ke level 6.126,87.
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 14 Oktober 2019  |  20:52 WIB
Proyeksi IHSG: Peluang Penguatan Terbuka, Cermati Rekomendasi Analis
Layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). JIBI - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan konsolidasi dan berpeluang menguat pada perdagangan Selasa (15/10/2019).

Pada perdagangan awal pekan ini, IHSG ditutup mengugat 21,07 poin atau 0,34% ke level 6.126,87. Sepanjang tahun berjalan 2019, IHSG melemah 1,09%.

Penguatan IHSG sejalan dengan indeks Hang Seng yang menguat 0,81% dan CSI300 yang naik 1,06%.

Menurut analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi, investor menimbang tanda-tanda kemajuan dalam negosiasi perdagangan AS-China. Aset-aset negara berkembang mempertahankan trend positifnya pasca Presiden Donald Trump mengatakan kedua belah pihak menyetujui garis besar kesepakatan parsial yang dapat ditandatangani pada awal bulan depan.

Secara teknikal, kata Lanjar, pergerakan IHSG berpeluang menguji Moving Average 20 hari yang juga merupakan target reversal wave dari Fibonacci Ratio 61,8% sebagai konfirmasi lanjutan pengujian upper bollinger bands dan Moving Average 50 hari.

"Kami perkirakan IHSG berpeluang menguat pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 6.080-6.170," tulisnya dalam riset, Senin (14/10/2019).

Saham-saham yang cukup menarik secara teknikal, di antaranya INKP, WTON, JPFA, MAIN, TPIA, INTP, HMSP, UNVR, ICBP, BBTN, PGAS, SRIL, IMAS, TINS, INCO, ADHI, dan WSKT.

Dalam riset terpisah, research analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christopher memperkirakan IHSG akan menguat pada perdagangan besok.

Secara teknikal, Dennies mengatakan indikator stochastic melebar setelah membentuk goldencross yang mengindikasikan trend penguatan masih akan berlanjut dalam jangka pendek. Pergerakan juga masih akan dipengaruhi oleh sentimen global dan rilis data neraca perdagangan Indonesia.

Pada esok hari, level support IHSG diestimasi ada di rentang 6.071 hingga 6.099. Sementara itu, resistan IHSG ada di kisaran 6.154 dan 6.181.

Artha Sekuritas merekomendasikan beli saham WIKA dengan entry level Rp1.880-Rp1.920 dengan target harga Rp1.980-Rp2.020 per saham. Sementara itu, saham INCO, MEDC, PTBA, dan BBNI direkomendasikan hold.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, rekomendasi saham

Editor : Ana Noviani
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top