AKR Corporindo (AKRA) Serahkan 103 Hektare Lahan JIIPE ke Freeport

Suresh mengungkapkan bahwa sejak 2015 hingga September 2019, lahan JIIPE telah terjual seluas 75 ha.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 09 Oktober 2019  |  07:56 WIB
AKR Corporindo (AKRA) Serahkan 103 Hektare Lahan JIIPE ke Freeport
Director Finance PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) Dewi Djunaidi (kiri) berbincang dengan Director finance PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) Rally Eko Kurniawan (kanan) di pelabuhan yang berada di kawasan industri terpadu Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur, Selasa (8/5/2018). - ANTARA/Umarul Faruq

Bisnis.com, JAKARTA — PT AKR Corporindo Tbk. telah menyerahkan lahan seluas 103 hektare di Java Integrated Industrial Port Estate kepada PT Freeport Indonesia.

Direktur AKR Corporindo Suresh Vembu membenarkan bahwa perseroan telah menyerahkan lahan seluas 103 ha kepada Freeport Indonesia.

“Ya confirm tanah 103 ha sudah hand over ke Freeport,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (8/10/2019).

Menurut Suresh, lahan tersebut disewakan untuk keperluan pabrik pengolahan konsentrat. Namun, dia belum dapat memberikan detil terkait dengan penyewaan lahan di kawasan industri yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur itu.

“[Harga sewa lahan] masih dalam negosiasi , sekarang in the form of rental agreement,” jelasnya.

Saat ini, Freeport Indonesia sudah mengerjakan pembangunan pabrik tersebut. Proses pengerjaan smelter tersebut baru mencapai 3,8% yang diproyeksikan beroperasi 2023.

Ke depan, Suresh mengatakan nantinya tidak tertutup kemungkinan untuk Freeport Indonesia untuk membeli lahan yang menjadi lokasi proyek smelter tersebut.

Kawasan industri JIIPE berada di atas lahan seluas 3.000 ha yang terbagi dalam tiga kawasan yaitu 1.700 ha untuk kawasan industri, 400 ha untuk pelabuhan dan 800 ha untuk kawasan residensial.

Suresh mengungkapkan bahwa sejak 2015 hingga September 2019, lahan JIIPE telah terjual seluas 75 ha. Selain itu, pada tahun ini sudah ada prapenjualan (marketing sales) seluas 10 ha.

“Luas stage 1 yang bisa dijual adalah 500 ha, masih ada banyak industri yang bisa masuk di stage 1. Nanti baru stage 2 dan stage 3,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, akr corporindo

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top