Lelang SUN Hari Ini Diproyeksi Tarik Penawaran Hingga Rp45 Triliun

Jumlah penawaran yang cukup besar akan didapati pada instrumen Surat Perbendaharaan Negara serta pada Obligasi Negara seri FR0081 dan FR0082
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 08 Oktober 2019  |  08:32 WIB
Lelang SUN Hari Ini Diproyeksi Tarik Penawaran Hingga Rp45 Triliun
SURAT UTANG NEGARA

Bisnis.com, JAKARTA--Lelang surat utang negara (SUN) yang digelar hari ini diperkirakan menarik penawaran sebesar Rp35 triliun hingga Rp45 triliun.

Analis fixed income MNC Sekuritas I Made Adi Saputra mengatakan pada lelang SUN pertama di kuartal IV/2019, Pemerintah bakal menjaring penawaran masuk hingga Rp45 triliun.

Adapun, seri yang diburu merupakan seri jangka pendek dan seri SUN yang diproyeksi akan menjadi seri acuan pada tahun depan, yakni FR0081 dan FR0082.

"Kami perkirakan jumlah penawaran yang masuk akan berkisar antara Rp35—45 triliun dengan jumlah penawaran yang cukup besar akan didapati pada instrumen Surat Perbendaharaan Negara serta pada Obligasi Negara seri FR0081 dan FR0082," ujarnya dikutip dari hasil risetnya, Selasa (8/10/2019).

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Pemerintah menetapkan target indikatif Rp15 triliun dan target maksimal Rp30 triliun dari penawaran tujuh seri SUN.

Adapun, SUN kupon diskonto diwakili SPN12200106 dan SPN12201009. SUN seri SPN12200106 jatuh tempo pada 6 Januari 2020 dan seri SPN12201009 yang merupakan seri baru, jatuh tempo pada 9 Oktober 2020.

Seri lain yang ditawarkan merupakan seri lama yakni FR0081 dengan kupon 6,5% dan jatuh tempo pada 15 Juni 2025, FR0082 dengan kupon 7% dan jatuh tempo pada 15 September 2030 serta FR0080 dengan kupon 7,5% yang jatuh tempo pada 15 Juni 2035.

Terakhir, seri FR0079 yang menawarkan kupon 8,375% dan jatuh tempo pada 15 April 2039 serta FR0076 dengan kupon 7,375% dan jatuh tempo pada 15 Mei 2048.

Pada kuartal IV/2019, Pemerintah rencananya akan melakukan lelang sebanyak 11 kali dengan target Rp101,47 triliun.

Pemerintah telah menargetkan penerbitan bersih surat utang pada 2019 sebesar Rp389 triliun. Tercatat, hingga akhir kuartal III/ 2019 Pemerintah telah menerbitkan Surat Berharga Negara melalui lelang senilai Rp539,8 triliun.

Perinciannya, Rp221,61 triliun diperoleh pada kuartal I/2019 dan Rp132,96 triliun pada kuartal II/2019. Terakhir, pada kuartal III/2019 telah diterbitkan surat utang senilai Rp185,28 triliun.

Berikut perkiraan imbal hasil yang dimenangkan dalam lelang hari ini.

- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12200106 berkisar antara 5,53 - 5,59;
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12201009 berkisar antara 5,71 - 5,78;
- Obligasi Negara seri FR0081 berkisar antara 6,68 - 6,75;
- Obligasi Negara seri FR0082 berkisar antara 7,25 - 7,31;
- Obligasi Negara seri FR0080 berkisar antara 7,56 - 7,62;
- Obligasi Negara seri FR0079 berkisar antara 7,78 - 7,84; dan
- Obligasi Negara seri FR0076 berkisar antara 7,96 - 8,03.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top