Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 25 September 2019

Nilai tukar rupiah diperkirakan tetap terjaga di zona aman sehingga fluktuasi rupiah tampak cenderung stabil.
Aprianto Cahyo Nugroho dan Renat Sofie Andriani dan Finna Uliah Aprianto Cahyo Nugroho dan Renat Sofie Andriani dan Finna Uliah | 25 September 2019 16:06 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah melanjutkan pelemahannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Rabu (25/9/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau dibuka di level Rp14.120 per dolar AS dengan pelemahan tipis 6 poin atau 0,04 persen dari level penutupan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (24/9/2019), pergerakan nilai tukar rupiah berakhir di level Rp14.114 per dolar AS dengan depresiasi 29 poin atau 0,21 persen, meskipun indeks dolar AS melemah.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama, ditutup melemah 0,27 persen atau 0,262 poin di level 98,337 pada perdagangan Selasa (24/9).

Pergerakan indeks dolar kemudian terpantau berbalik ke zona hijau dan naik 0,09 persen atau 0,085 poin ke level 98,422 pagi ini, Rabu (25/9) pukul 08.00 WIB, setelah dibuka dengan kenaikan tipis 0,04 persen atau 0,044 poin di posisi 98,381.

Bagaimana pergerakan rupiah selanjutnya terhadap dolar AS hari ini? Simak di Bisnis.com secara live.

16:10 WIB

Pukul 15.39 WIB: Rupiah Ditutup Melemah 38 POin

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah 38 poin atau 0,27 persen ke level Rp14.152 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,223 poin ke level 0,23 persen ke level 98,560 pada pukul 15.52 WIB.

15:41 WIB

Pukul 15.35 WIB: Rupiah Melemah 38 Poin Jelang Akhir Perdagangan

Nilai tukar rupiah di pasar spot melemah 38 poin atau 0,27 persen ke level Rp14.151 per dolar AS menjelang akhir perdagangan.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,21 persen atau 0,207 poin ke level 98,544 pada pukul 15.27 WIB.

13:37 WIB

Pukul 11.31 WIB: Kurs Rupiah Masih Melemah 25 Poin

Nilai tukar rupiah terpantau masih melemah 25 poin atau 0,18 persen ke level Rp14.139 per dolar AS, saat indeks dolar AS menguat 0,170 poin atau 0,17 persen ke posisi 98,507 pukul 13.22 WIB.

12:04 WIB

Pukul 11.31 WIB: Kurs Rupiah Melemah 25 Poin

Nilai tukar rupiah melemah 25 poin atau 0,18 persen ke level Rp14.139 per dolar AS, saat indeks dolar AS menguat 0,200 poin atau 0,20 persen ke posisi 98,537.

11:34 WIB

Pukul 10.44 WIB: Kurs Rupiah Melemah 25 Poin

Nilai tukar rupiah melemah 35 poin atau 0,18 persen ke level Rp14.139 per dolar AS, saat indeks dolar AS menanjak 0,170 poin atau 0,17 persen ke posisi 98,507.

10:07 WIB

Pukul 10.00 WIB: Kurs Rupiah Melemah 18 Poin

Nilai tukar rupiah melemah 18 poin atau 0,13 persen ke level Rp14.132 per dolar AS, saat indeks dolar AS menanjak 0,167 poin atau 0,17 persen ke posisi 98,504.

09:00 WIB

Pukul 08.42 WIB: Kurs Rupiah Melemah 11 Poin

Nilai tukar rupiah melemah 11 poin atau 0,08 persen ke level Rp14.125 per dolar AS, saat indeks dolar AS menguat 0,131 poin atau 0,13 persen ke posisi 98,468.

08:16 WIB

Kurs Rupiah Dibuka Melemah Tipis 6 Poin

Nilai tukar rupiah diperkirakan tetap terjaga di zona aman sehingga fluktuasi rupiah tampak cenderung stabil.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan bahwa pemerintah telah memastikan demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa tidak akan berimbas ke pasar keuangan domestik seiring dengan keputusan ditundanya pengesahan rancangan undang-undang.

“Dengan penundaan tersebut pelaku pasar akan tetap tenang dan masyarakat tidak khawatir dengan demonstrasi yang terjadi saat ini sehingga tidak pengaruhi rupiah,” ujar Ibrahim kepada Bisnis, Selasa (24/9/2019).

Selain itu, meski terdapat capital outflow yang mencapai sekitar Rp1 triliun pada perdagangan hari ini menjadi katalis negatif bagi rupiah, sentimen tersebut berhasil ditangkis oleh Bank Indonesia.

Bank Indonesia telah melakukan intervensi melalui transaksi di pasar valas dan obligasi dalam perdagangan DNDF sehingga rupiah mampu menghindari penurunan yang tajam.

Ibrahim mengatakan bahwa dengan fundamental ekonomi yang cukup baik saat ini, intervensi tersebut membantu mata uang Garuda tetap terjaga di zona aman sehingga fluktuasi rupiah tampak cenderung stabil.

Dia memprediksi pada perdagangan Rabu (25/9/2019) rupiah masih akan berada dalam tekanan untuk bergerak melemah tetapi terbatas akibat intervensi Bank Indonesia dalam perdagangan DNDF. Dia memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp14.070 per dolar AS hingga Rp14.125 per dolar AS.

Sementara itu, Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan bahwa sentimen eksternal masih lebih dominan dibandingkan dengan aksi unjuk rasa mahasiswa pada pergerakan rupiah kali ini.

“Sentimen eksternal masih lebih besar mempengaruhi pergerakan rupiah seperti kekhawatiran perang dagang dan pelambatan ekonomi global,” ujar Ariston kepada Bisnis.

Hingga kini, pasar masih mengkhawatirkan kelanjutan pertemuan tingkat tinggi antara AS dan China pada awal Oktober terancam batal. Terdapat isu yang beredar bahwa AS dan China belum mencapai kesepakatan pada pertemuan dengan delegasi dagannya pada pekan lalu.

Selain itu, adanya pembatalan kunjungan delegasi China ke peternakan AS juga telah memberikan sinyal negatif mengenai prospek negosiasi dagang.

“Kalaupun pelemahan rupiah kali ini karena internal kisruh demo, harusnya pelemahan rupiah bisa lebih dalam dan volatilitasnya lebih besar, tetapi ternyata tidak,” ujar Ariston.

Kendati demikian, Ariston menilai jika aksi unjuk rasa meluas, berlarut, dan menjadi semakin tidak kondusif maka baru akan mempengaruhi pergerakan rupiah.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup melemah 0,2% atau 29 poin menjadi Rp14.114 per dolar AS, menjadi mata uang dengan kinerja terlemah kedua di antara mata uang Asia lainnya.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang mata uang mayor bergerak stabil di level 98,603.

Tag : Gonjang Ganjing Rupiah
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top