KABAR PASAR 16 AGUSTUS: Obligasi Antre Masuk Pasar, Laju Defisit Sedikit Tertahan

Berita mengenai penerbitan surat utang dan defisit neraca pembayaran jasa menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia hari ini, Jumat (16/8/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 16 Agustus 2019  |  08:25 WIB
KABAR PASAR 16 AGUSTUS: Obligasi Antre Masuk Pasar, Laju Defisit Sedikit Tertahan
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai penerbitan surat utang dan defisit neraca pembayaran jasa menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia hari ini, Jumat (16/8/2019).

Berikut beberapa perincian topik utamanya:

Obligasi Antre Masuk Pasar. Penggalangan dana korporasi pada kuartal terakhir 2019 masih tinggi seiring dengan mandat penerbitan surat utang yang diterima Pefindo senilai Rp48,69 triliun. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan periode sama pada 2018 yang sebesar Rp42,4 triliun. (Bisnis Indonesia)

Pebisnis Minta Terobosan Pemacu Ekspor. Pelaku usaha mengharapkan pemerintah membuat langkah terobosan untuk meningkatkan ekspor sebagai respons atas kembali menggeliatnya impor bahan baku penolong dan barang modal pada Juli 2019. (Bisnis Indonesia)

Kontroversi Pengetatan Pencadangan. Rencana pemerintah merevisi aturan mengenai perhitungan agunan terhadap biaya pencadangan aset bermasalah menuai kontroversi. Hal itu dinilai berisiko dalam menjaga kualitas aset bermasalah yang sewaktu-waktu bisa merosot. (Bisnis Indonesia)

Sinyal Positif dari Sektor Keuangan. Dua penyedia jasa sistem pembayaran (perusahaan switching) lokal dan asing resmi bermitra, Kamis (15/8). Yang menarik, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita ikut hadir dalam acara seremonial tersebut. (Bisnis Indonesia)

Laju Defisit Sedikit Tertahan. Defisit neraca pembayaran jasa di sektor asuransi dan dana pensiun pada kuartal II/2019 kembali mengalami peningkatan, kendati tidak setinggi pada kuartal pertama tahun ini. (Bisnis Indonesia)

Arus Impor Produk China Menguat. Impor nonmigas dari China mengalami kenaikan paling tinggi sepanjang tahun ini pada Juli 2019. Catatan ini berpeluang berlanjut pada bulan-bulan berikutnya, lantaran adanya kebijakan devaluasi nilai tukar renminbi oleh Pemerintah China. (Bisnis Indonesia)

Trafik Jalan Tol Dalam Kota Terganggu. Kalangan operator jalan tol menilai kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memperluas penerapan sistem pelat nomor ganjil genap pada jalan protokol bakal menurunkan trafi k di jalan tol. (Bisnis Indonesia)

Blackout Pukul Layanan 4G di Luar Jawa. Ketersediaan layanan 4G lima operator seluler merosot drastis selama pemadaman listrik di wilayah Jawa bagian barat. Kejadian tersebut bahkan berdampak kepada layanan PT Indosat Tbk. dan PT Hutchison 3 Indonesia di luar Jawa. (Bisnis Indonesia)

Industri Pakan Masih Prospektif. Industri pakan unggas diyakini masih memiliki prospek positif seiring dengan hadirnya pemain baru. Teranyar, BUMN peternakan PT Berdikari turut terjun ke lini ini setelah sebelumnya berekspansi ke sektor perunggasan. (Bisnis Indonesia)

Impor Mobil CBU Dibatasi. Pemerintah menyediakan segudang insentif untuk mengejar target produksi kendaran bermotor listrik dengan tingkat kandungan lokal minimal 35% pada 2023. Impor mobil listrik secara utuh pun akan dibatasi dalam jumlah dan periode tertentu. (Bisnis Indonesia)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
defisit, Obligasi

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top