Liabilitas Turun 20 Persen, Ini Penjelasan MAP AKtif Adiperkasa (MAPA)

Berdasarkan laporan keuangan semester I/2019, liablitas emiten berkode saham MAPA itu pada periode tersebut tercatat senilai Rp1,04 triliun, lebih rendah 20 persen dibandingkan dengan catatan pada tahun sebelumnya senilai Rp1,30 triliun.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 02 Agustus 2019  |  17:10 WIB
Liabilitas Turun 20 Persen, Ini Penjelasan MAP AKtif Adiperkasa (MAPA)
Direktur Utama PT Map Aktif Adiperkasa (MAA) Michael D Capper (kanan), Komisaris Utama Virendra Prakash Sharma (kedua kanan), Corporate Secretary Ratih D Gianda (tengah), Direktur Independen Suwandi (kedua kiri) disaksikan Direktur PT Bursa Efek Indonesia Laksono Widio Widodo menekan layar sentuh pembukaan perdagangan saham bersamaan dengan pencatatan saham perdana PT MAA di Jakarta, Kamis (5/7/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Liabilitas PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk. sepanjang periode semester I/2019 tercatat turun sebesar 20 persen dibandingkan dengan laporan keuangan tahunan auditan terakhir.

Berdasarkan laporan keuangan semester I/2019, liablitas emiten berkode saham MAPA itu pada periode tersebut tercatat senilai Rp1,04 triliun, lebih rendah 20% dibandingkan dengan catatan pada tahun sebelumnya senilai Rp1,30 triliun.

Sementara itu, ekuitas perseroan sepanjang semester I/2019 tercatat meningkat 15,45 persen menjadi Rp2,69 triliun dari catatan pada tahun sebelumnya senilai Rp2,33 triliun. Sementara total aset MAPA tercatat meningkat 2,74% dibandingkan dengan tahun sebelumnya menjadi Rp3,74 triliun dari sebelumnya Rp3,64 triliun.

Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia, Sekretaris Perusahaan MAP Aktif Adiperkasa Ratih Darmawan Gianda menjelaskan bahwa penurunan liabilitas tersebut disebabkan oleh penurunan utang obligasi sehubungan dengan pelunasan utang obligasi tanpa bunga dan tanpa jaminan.

Dia menambahkan bahwa pelunasan tersebut kepada Asia SportwearHolding Pte.Ltd dengan nilai nominal Rp479,1 miliar yang dilaksanakan pada 12 April 2019.

Selain itu, kenaikan utang usaha kepada pihak ketiga sebesar Rp201,17 miliar sehubungan dengan pembelian persediaan barang dagangan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, mitra adiperkasa

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top