Semester I/2019, Laba Bersih Semen Indonesia (SMGR) Anjlok 50 Persen

Emiten berkode saham SMGR tersebut mengantongi pendapatan senilai Rp16,35 triliun. Raihan tersebut tumbuh 22,93% dibandingkan dengan pendapatan pada semester I/2018 yang tercatat senilai Rp13,3 triliun.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 31 Juli 2019  |  08:50 WIB
Semester I/2019, Laba Bersih Semen Indonesia (SMGR) Anjlok 50 Persen
Pekerja membongkar tumpukan karung Semen Gresik, di sebuah gudang distributor PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (12/12/2018). - Bisnis/Wahyu Darmawan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten semen, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. mencatatkan torehan laba bersih yang lebih rendah 50,09% sepanjang periode semester I/2019 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di Harian Bisnis Indonesia pada Rabu (31/7/2019), emiten berkode saham SMGR tersebut mengantongi pendapatan senilai Rp16,35 triliun. Raihan tersebut tumbuh 22,93% dibandingkan dengan pendapatan pada semester I/2018 yang tercatat senilai Rp13,3 triliun.

Pada periode tersebut, beban pokok perseroan tercatat meningkat 22,94% dari Rp9,5 triliun menjadi Rp11,68 triliun. Adapun, beban keuangan perseroan melonjak tajam dari Rp459,6 miliar pada semester I/2018 menjadi Rp1,5 triliun pada akhir Juni 2019.

Di sisi profitabilitas, laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Semen Indonesia mengalami penurunan. Laba bersihnya anjlok 50,06% secara tahunan dari Rp971,33 miliar pada semester I/2018 menjadi Rp484,78 miliar pada semester I/2019.

Sementara itu, liablitas SMGR pada periode tersebut tercatat senilai Rp1,65 triliun, lebih tinggi 14,58% dibandingkan dengan catatan per Desember 2018 senilai Rp1,44 triliun.

Ekuitas perseroan sepanjang semester I/2019 juga tercatat meningkat tajam menjadi Rp45,06 triliun dari catatan per Desember 2018 senilai Rp18,41 triliun.

Sementara itu, total aset SMGR tercatat meningkat 50,49% dibandingkan dengan Desember 2018 menjadi Rp76,98 triliun dari Rp51,15 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
semen indonesia, kinerja emiten

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top