Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PPRO Catatkan Penurunan Pendapatan Rp308 Miliar

PT PP Properti Tbk. mencatatkan pendapatan sebesar Rp804,10 miliar atau turun 26,05% yoy. Penurunan disebabkan oleh terkoreksinya segmen penjualan realti 27,49% yoy atau menjadi Rp804,10 miliar sedangkan segmen properti ikut turun tipis 2,38% menjadi Rp70,71 miliar.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 30 Juli 2019  |  11:46 WIB
Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Jumat (5/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Jumat (5/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten properti PT PP Properti Tbk. mencatatakan penurunan pendapatan di kuartal II/2019 sebesar Rp308 miliar.

Berdasarkan laporan keungan yang diterbitkan pada Harian Bisnis Indonesia, PT PP Properti Tbk. mencatatkan pendapatan sebesar Rp804,10 miliar atau turun 26,05% yoy. Penurunan disebabkan oleh terkoreksinya segmen penjualan realti 27,49% yoy atau menjadi Rp804,10 miliar sedangkan segmen properti ikut turun tipis 2,38% menjadi Rp70,71 miliar.

Hal itu pun ikut memengaruhi jumlah laba emiten berkode saham PPRO tersebut. Dalam laporan keuangan, kuartal II/2019 laba persersoan tercatat Rp166,00 miliar atau turun 12,1% yoy. Adapun laba per saham PPRO menjadi Rp2,69 per lembar dari posisi sebelumnya Rp3,06 per lembar.

Selain itu liabilitas jangka panjang perseroan pun ikut meningkat 6,47% ytd atau menjadi Rp11,34 triliun. Liabilitas jangka pendek perseroan tercatat berkontribusi sebesar Rp5,27 triliun sedangkan liabilitas jangka panjang berkontribusi Rp6,06 triliun.

Adapun jumlah ekuitas perseroan naik tipis sebesar Rp72 miliar atau menjadi Rp5,89 triliun. Sementara kas dan setara kas sampai kuartal II/2019 tercatat Rp427,07 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ptpp pt pp properti
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top