Pakuwon Jati (PWON) Rancang Proyek Luxury

Emiten properti, PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) berencana menyasar pasar properti luxury, seiring dengan adanya relaksasi kebijakan untuk properti kelas atas.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 25 Juni 2019  |  16:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Emiten properti, PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) berencana menyasar pasar properti luxury, seiring dengan adanya relaksasi kebijakan untuk properti kelas atas.

Direktur Pengembangan PWON Ivy Wong mengungkapkan bahwa pemerintah telah melakukan penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) 22 atas hunian mewah, dari tarif 5% menjadi 1%. Relaksasi ini juga tengah membuka potensi pasar kelas atas.

"Ke depan, kami rencana untuk masuk produk dengan harga di atas Rp5 miliar untuk di Jakarta dan Surabaya," ungkapnya di Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Untuk hunian di Jakarta dengan harga Rp5 miliar, katanya, berpotensi dalam bentuk apartemen. Menurutnya, akan sangat sulit membangun hunian rumah tapak mewah di Jakarta dan kemungkinan untuk membangun rumah mewah berada di Surabaya ataupun pinggir Jakarta.

Perseroan akan mengkaji lokasi yang tepat untuk rencana pembangunan hunian mewah tersebut. Ivy mengakui, perseroan telah membeli lahan di Daan Mogot seluas 11 hektare (ha). Dengan demikian, total landbank yang dimiliki perseroan di Jakarta dan Surabaya mencapai 445,4 ha.

Direktur Keuangan Pakuwon Jati Minarto Basuki mengungkapkan, mengalokasikan belanja modal senilai Rp1 triliun pada tahun ini. Minarto mengungkapkanm tahun ini merupakan saat yang tepat untuk belanja karena sektor properti belum terlalu bergairah. 

"Kami mengalokasikan Rp1 triliun, dan bila ada lahan mau dibeli kami akan mengkaji potensi lahan tersebut," ungkapnya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, pakuwon jati

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top