Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sentimen OPEC, Harga Minyak Diperkirakan Memanas

Harga minyak diperkirakan melanjutkan penguatan seiring dengan rencana OPEC memperpanjang pengurangan produksi dari negara anggota.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 10 Juni 2019  |  08:48 WIB
Kilang Minyak - Bloomberg
Kilang Minyak - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA—Harga minyak diperkirakan melanjutkan penguatan seiring dengan rencana OPEC memperpanjang pengurangan produksi dari negara anggota.

Pada perdagangan Senin (10/6/2019) pukul 9:00 WIB, harga minyak WTI kontrak Juli 2019 naik 0,38 poin atau 0,7% menjadi US$54,27 per barel. Dalam waktu yang sama, harga minyak Brent kontrak Agustus 2019 meningkat 0,39 poin atau 0,62% menuju US$63,68 per barel.

Dalam publikasi risetnya, tim analis Valbury Asia Futures menyampaikan, harga minyak memanas 3% akhir pekan lalu karena Arab Saudi menyatakan OPEC akan menyetujui perpanjangan perjanjian pengurangan produksi yang habis masanya pada Juni 2019.

Hal itu disampaikan Menteri Energi Saudi Khalid Al-Falih saat konferensi pers di Rusia. Sebelumnya, OPEC berjanji mengurangi produksi sebesar 1,2 juta barel per hari (bph).

Pasokan juga dibatasi oleh sanksi AS terhadap ekspor minyak dari Venezuela dan Iran. AS juga mengurangi jumlah rig pada pekan lalu ke level terendah sejak Februari 2018.

Namun demikian, sentimen perang dagang dan perlambatan ekonomi global akan mengendurkan permintaan minyak. Terkini, Commerzbank merevisi proyeksi harga Brent pada kuartal III/2019 menjadi US$66 per barel dari estimasi sebelumnya US$73 per barel.

Menurut Valbury, minyak WTI mendapat rekomendasi beli di harga US$53,55 per barel dengan target US$54,85—US$55,55 per barel. Stop loss di posisi US$52,55 per barel.

Support: US$53, US$51,96, US$51,31
Resistan : US$54,69, US$55,34, US$56,38

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Minyak
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top