Seham Perbankan Italia Seret Indeks Stoxx ke Zona Merah

Bursa saham Eropa merosot pada hari Selasa (28/5/2019), setelah saham perbankan menarik perhatian investor karena kekhawatiran tentang kemungkinan denda di Italia karena defisit anggaran menguap berdampak besar pada sentimen risiko.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 29 Mei 2019  |  07:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Eropa merosot pada hari Selasa (28/5/2019), setelah saham perbankan menarik perhatian investor karena kekhawatiran tentang kemungkinan denda di Italia karena defisit anggaran menguap berdampak besar pada sentimen risiko.

Indeks Stoxx Europe 600 dituutp melemah 0,2 persen, dengan sektor perbankan melemah hingga 0,4 persen dan saham-saham bahan kimia turun sebesar 1 persen.

Saham di bursa Inggris turun pada perdagangan hari pertama pekan ini, sedangkan indeks DAX Jerman berakhir 0,4 persen lebih rendah, sejalan dengan penurunan bursa saham Prancis.

Sementara itu, saham yang diperdagangkan di bursa Italia turun 0,5 persen, dengan wakil perdana menteri Matteo Salvini mengatakan Komisi Eropa dapat mengenakan denda 3 miliar euro (US$3,35 miliar) karena melanggar aturan Uni Eropa menyusul meningkatnya utang dan tingkat defisit struktural.

Komentar tersebut mengirim imbal hasil obligasi Italia secara luas lebih tinggi dan mendorong indeks perbankan Italia turun 1,2 persen ke level penutupan terendah sejak awal Februari.

"Untuk Italia, potensi loop kehancuran masih menjulang dengan latar belakang hubungan yang tidak diinginkan antara kepemilikan utang negara dan bank," kata Teeuwe Mevissen, ekonom senior pasar zona euro di Rabobank, seperti dikutip Reuters.

Berbeda dengan perbankan Italia, bank-bank Yunani mengerek bursa saham Athena menguat 2,3 persen ke penutupan tertinggi dalam lebih dari satu tahun dengan harapan pemerintah yang lebih ramah bisnis akan muncul dari pemilihan umum pada hari Senin.

Piraeus Bank melonjak 15 persen dan memimpin penguatan, diikuti oleh Eurobank Ergasias SA dengan kenaikan 9,8 persen.

Analis UBS Anastasia Solonitsyna menulis dalam sebuah catatan bahwa jika partai Demokrasi Baru memenangkan pemilihan yang akan datang, Kyriakos Mitsotakis kemungkinan akan menjadi Perdana Menteri baru.

Kebijakan Mitsotakis dapat ditafsirkan sebagai ramah bisnis dan menguntungkan bagi bank, mengutip usulan pemotongan pajak perusahaan dan fokus pada penarikan investasi asing yang mungkin lebih jauh meningkatkan pinjaman dalam negeri.

Mengurangi tekanan di bursa Eropa, sektor pembuat otomotif naik untuk sesi ketiga berturut-turut, menguat 0,7 persen pada hari itu.

Pelaku pasar mengutip sebuah laporan di China yang menyatakan provinsi selatan Guangdong telah meluncurkan langkah-langkah stimulus untuk meningkatkan penjualan mobil dan mengurangi pembatasan pembelian mobil.

Peugeot menguat 4,6 persen, sementara Knorr Bremse naik 1,6 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa eropa

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup