Antisipasi Momen Lebaran, Mega Perintis (ZONE) Kerek Produksi 20 Persen

Emiten produsen dan distributor fesyen PT Mega Perintis Tbk. meningkatkan produksi 20% pada periode Ramadan dan Lebaran dibandingkan dengan bulan normal lainnya, untuk mengantisipasi kenaikan permintaan pada periode tersebut. 
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 14 Mei 2019  |  15:20 WIB
Antisipasi Momen Lebaran, Mega Perintis (ZONE) Kerek Produksi 20 Persen
Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (29/4/2019)./ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten produsen dan distributor fesyen PT Mega Perintis Tbk. meningkatkan produksi 20% pada periode Ramadan dan Lebaran dibandingkan dengan bulan normal lainnya, untuk mengantisipasi kenaikan permintaan pada periode tersebut. 

Direktur Utama Mega Perintis Afat Adinata mengatakan, perseroan memiliki satu pabrik yang berlokasi di Pemalang Jawa Tengah dengan kapasitas 2,4 juta pakaian per tahun. Perseroan meningkatan utilisasi pabrik menjadi 90% pada kuartal I/2019, dari sebelumnya 80% pada akhir 2018. 

Peningkatan kapasitas produksi ini sekaligus untuk mengantisipasi melonjaknya permintaan selama Ramadan dan Lebaran. Emiten dengan kode saham ZONE ini meningkatkan produksi sekitar 20% untuk stok Lebaran. 

"Kami mempersiapkan produk untuk season sejak Februari 2019 hingga bulan Mei ini, karena penjualan Lebaran bisa lebih dari 3 kali dari bulan biasa, jadi biasanya semua perusahaan fesyen pasti sudah melakukan produksi 4-5 bulan sebelum lebaran," katanya pada Senin (13/5/2019)  

Afat berharap, penjualan ZONE dapat lebih baik dibandingkan dengan periode sama di tahun sebelumnya, kendati situasi politik masih belum kondusif. Dia memperkirakan, penjualan selama periode Lebaran dapat meningkat 2,5-3 kali lipat dari bulan normal lainnya. 

Pada kuartal I/2019, perseroan membukukan penjualan tumbuh 25,41% menjadi Rp102,65 miliar. Adapun, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp4,65 miliar, naik dari Rp111,11 juta pada kuartal I/2018. 

Dia menjelaskan, kenaikan laba didorong oleh efisiensi di biaya operasional dan penambahan toko ritel fesyen. Sepanjang Januari-Mei, penambahan gerai mencapai 10 gerai bari dari target 20 gerai pada 2019. 

Pembangunan gerai baru ini tersebar di Depok, Jambi, Balikpapan, Solo, Bogor, Bekasi, Jakarta, dan lain lain. Adapun, 10 gerai sisanya akan dibuka di Bekasi, Bogor, Semarang, Kendari, Aceh, dan beberapa kota lainnya. 

"Sejak IPO pada 12 Desember 2018, manajemen semakin agresif mengembangkan toko ritel fesyen pria dengan merek Manzone dan Moc dengan tetap mengendalikan biaya operasional. Alhasil di kuartal I/2019, ZONE mencatatkan pertumbuhan revenue dan profit yang cemerlang," imbuhnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, lebaran, Mega Perintis

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top