Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Usai Resmi Merger dengan BBNP, Saham Bank Danamon (BDMN) Anjlok 19,77 Persen

Kinerja saham perbankan, PT Bank Danamon Tbk. anjlok 19,77% atau setara 1.750 poin menuju level Rp7.100 per saham.
Nasabah bertransaksi di Bank Danamon, Makassar, Selasa (29/8/2017)./Bisnis-Paulus Tandi Bone
Nasabah bertransaksi di Bank Danamon, Makassar, Selasa (29/8/2017)./Bisnis-Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA — Kinerja saham perbankan, PT Bank Danamon Tbk. anjlok 19,77% atau setara 1.750 poin menuju level Rp7.100 per saham.

Pada penutupan perdagangan Rabu (2/5/2019), kapitalisasi emiten bersandi saham BDMN menjadi Rp69,39 triliun. Dalam sepekan terakhir, kinerja saham BDMN telah anjlok hingga 13,68% dan dalam sebulan terakhir turun hingga 23,66%.

Penurunan kinerja saham BDMN seiring dengan respons pelaku pasar atas merger Bank Danamon dan PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk. (BBNP) yang efektif pada 1 Mei 2019. Bank Nusantara Parahyangan akan melebur ke dalam Bank Danamon sebagai bank hasil merger. 

Setelah merger, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc (MUFG), lewat MUFG Bank akan menguasai 9.196.854.799 saham Bank Danamon yang setara dengan kepemilikan 94,1% saham di entitas bank hasil merger tersebut.

MUFG Bank, Ltd. kembali meningkatkan kepemilikannya di Bank Danamon Indonesia serta di Bank Nusantara Parahyangan lewat transaksi tunai senilai total Rp49,6 triliun. Transaksi itu dilakukan dengan skema crossing saham pada Senin (29/4/2019). MUFG menambah kepemilikan saham di Bank Danamon (BDMN) menjadi 94% dan di Bank Nusantara Parahyangan (BBNP) menjadi sebesar 99,9%.

Mengutip keterangan yang disampaikan di situs resmi MUFG, transaksi ini disebut sejalan dengan rencana penggabungan usaha yang telah diumumkan sebelumnya, bahwa kepemilikan saham di Bank Danamon akan secara bertahap dinaikkan dari sebelumnya 40 persen menjadi 94%. 

Hal ini merupakan tahapan ketiga dari rencana akuisisi terhadap Bank Danamon yang telah efektif dimulai sejak 26 Desember 2017. Sejalan dengan itu, kepemilikan saham MUFG di Bank Nusantara Parahyangan kembali ditingkatkan sebesar 7,9% menjadi 99,9%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Riendy Astria
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper