AKSI EMITEN 22 APRIL: SSIA Kebut Penjualan, Geliat Kontrak Baru Emiten

Berita mengenai PT Surya Semesta Internusa Tbk yang menargetkan penjualan lahan 16 hektare serta geliat kontrak baru emiten konstruksi menjadi topik utama pemberitaan media massa hari ini, Senin (22/4/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 22 April 2019  |  08:43 WIB
AKSI EMITEN 22 APRIL: SSIA Kebut Penjualan, Geliat Kontrak Baru Emiten
Surya Semesta Internusa - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai PT Surya Semesta Internusa Tbk yang menargetkan penjualan lahan 16 hektare serta geliat kontrak baru emiten konstruksi menjadi topik utama pemberitaan media massa hari ini, Senin (22/4/2019).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional:

SSIA Kebut Penjualan. Emiten lahan industri, PT Surya Semesta Internusa Tbk. membidik penjualan lahan sedikitnya 16 hektare pada 2019, naik dua kali lipat dibandingkan dengan capaian tahun lalu 8,3 hektare. (Bisnis Indonesia)

Geliat Kontrak Baru Emiten. Sejumlah emiten yang bergerak di sektor konstruksi dan infrastruktur perlahan-lahan mempertebal raihan kontrak baru sepanjang paruh pertama tahun ini. (Bisnis Indonesia)

STTP Terdorong Kinerja Ekspor. Kinerja laba PT Siantar Top Tbk. terdongkrak oleh kenaikan penjualan ekspor. (Bisnis Indonesia)

Penjualan Emiten Semen Masih Lesu. Volume penjualan yang dibukukan sejumlah emiten produsen semen pada kuartal I/2019 cenderung lesu akibat tingginya curah hujan (Bisnis Indonesia)

Sektor Konsumer Berpeluang Menguat. Sektor industri barang konsumsi masih berpotensi menjadi sektor yang berkinerja unggul sepanjang tahun ini, meskipun pada awal April ini kinerja indeksnya mengalami tekanan dan mulai berbalik negatif. (Bisnis Indonesia)

Lippo Cikarang Siap Rights Issue US$200 Juta. PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menargetkan mampu merampungkan penambahan modal dengan hal memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue pada kuartal III-2019. (Investor Daily)

Central Omega Incar Rp2,39 T dari Rights Issue. PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) mengincar dana hingga Rp2,39 triliun dari penawaran umum terbatas (PUT) II dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Perseroan menawarkan maksimal 9,58 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp200-250 per saham. (Investor Daily)

Efek Jokowi Poles Saham Konstruksi. Kinerja emiten sektor konstruksi diprediksi kembali menguat tahun ini. Sejak awal tahun hingga Kamis (18/4), indeks sektor properti dan konstruksi menguat 11,32%. Kinerja indeks sektor ini tertinggi kedua setelah indeks sektor finansial. (Kontan)

Permintaan Membaik, Saham Tekstil Menarik. Sejumlah emiten tekstil masih optimistis melihat prospek tahun ini. Mereka melihat, pertumbuhan kinerja hingga akhir tahun nanti lebih banyak didorong oleh membaiknya permintaan. (Kontan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aksi emiten

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top