Kurs Tengah Melemah 66 Poin, Mayoritas Mata Uang Asia Terdepresiasi

Kurs jual ditetapkan di Rp14.294 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.152 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp142.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 25 Maret 2019  |  11:42 WIB
Kurs Tengah Melemah 66 Poin, Mayoritas Mata Uang Asia Terdepresiasi
Ilustrasi - MediumTermNotes.com

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Senin (25/3/2019) di level  Rp14.223 per dolar AS, melemah 66 poin atau 0,47% dari posisi Rp14.157 pada Jumat (22/3).

Kurs jual ditetapkan di Rp14.294 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.152 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp142.

atau 0,35% ke level Rp14.212 per dolar AS pada pukul 10.22 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Sebelumnya, rupiah dibuka dengan pelemahan 42 poin atau 0,3% di level Rp14.205 per dolar AS, setelah pada perdagangan Jum’at (22/3/2019) ditutup terdepresiasi 23 poin atau 0,16% di posisi Rp14.163 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak pada kisaran Rp14.190-Rp14.225 per dolar AS.

Bersama rupiah, mayoritas kurs di Asia juga melemah, dengan won Korea Selatan dan rupee India melemah masing-masing sebesar 0,44% dan 0,23%. Di sisi lain, baht Thailand dan yuan onshore China menguat masing-masing 0,60% dan 0,06%.

Di sisi lain, indeks dolar AS yang merupakan ukuran kekuatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama, bergerak melemah 0,04% atau 0,036 poin di level 96,615 pada pukul 11.22 WIB.

Sebelumnya, indeks dolar AS dibuka melemah 0,01% atau 0,014 poin di level 96,637, setelah pada akhir perdagangan Jumat (22/3) ditutup menguat 0,16% atau 0,156 poin ke level 96,651.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)               

25 Maret

14.223

22 Maret

14.157

21 Maret

14.102

20 Maret

14.231

19 Maret

14.228

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kurs tengah bank indonesia

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top