Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tembus Level Rp14.071, Ini Empat Faktor Pendongkrak Rupiah Versi BI

Sentimen dalam negeri berhasil mendorong penguatan rupiah ke level baru Rp14.032-Rp14.071 per dolar AS pada hari ini, Senin (28/1).
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 28 Januari 2019  |  16:48 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis
Bisnis.com, JAKARTA--Sentimen dalam negeri berhasil mendorong penguatan rupiah ke level baru Rp14.032-Rp14.071 per dolar AS pada hari ini, Senin (28/1).
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan penguatan rupiah dipengaruhi oleh empat faktor.
Pertama, kepercayaan investor asing terus kuat dan itu terbukti dari terus masuknya aliran modal asing tidak hanya PMA, tapi juga investasi portofolio, baik di obligasi, saham dan jenis aset yang lain.
Kedua, sinergi kebijakan antara pemerintah, BI, dan OJK serta berbagai pihak semakin kuag dalam mendukung prospek ekonomi yang lebih baik dan stabilitas yang terjaga.
Hal ini dibuktikan melalui kebijakan pemerintah yang dirilis minggu lalu terkait dengan mendorong ekspor dengan menghilangkan hambatan ekspor dan penataan logistik. 
"Selanjutnya kami koordinasi dengan pemerintah dorong ekspor baik otomotif, elektronik dan garmen dan juga makanan minuman. Disamping itu, kami juga persiapkan kebijakan lanjutan untuk subtitusi impor baik di komoditas baja dan farmasi," papar Perry.
Ketiga, BI melihat mekanisme pasar semakin berkembang. 
Saat ini, pasar tidak hanya bergantung pada spot, swap tapi juga DNDF. Perry menegaskan BI selalu memastikan bahwa likuiditas valas cukup, baik di pasar spot, dan DNDF.
Keempat, dia mengakui ketahanan eksternal Indonesia semakin membaik termasuk di sisi transaksi berjalan yang menurun dan aliran modal asing. Bahkan, dia melihat surplus neraca modal semakin meningkat.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top