Umumkan Merger Dengan BBNP, Saham BDMN Naik 7,5% pada Sesi Pertama

Saham PT Bank Danamon Tbk. ditutup di level Rp8.975 pada sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (22/1/2019), meningkat 7,49% dibandingkan dengan penutupan pekan lalu.
Emanuel B. Caesario | 22 Januari 2019 12:24 WIB
Direktur Utama PT Bank Danamon Indonesia Tbk Sng Seow Wah didampingi direksi lainnya memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan, di Jakarta, Rabu (24/10/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA—Saham PT Bank Danamon Tbk. ditutup di level Rp8.975 pada sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (22/1/2019), meningkat 7,49% dibandingkan dengan penutupan pekan lalu.

Bursa baru kembali membuka perdagangan saham emiten dengan kode saham BDMN ini hari ini, setelah memberlakukan suspensi di seluruh pasar pada perdagangan kemarin, Senin (21/1/2019).

Segera setelah dibuka, saham BDMN melonjak 3% ke level Rp8.600 pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Selanjutnya, saham BDMN terus bergerak menguat di kisaran 7% hingga akhir sesi pertama. Saham BDMN bahkan sempat menguat hingga level Rp9.025 pada setengah jam pertama perdagangan pagi ini.

Lonjakan signifikan pada harga saham BDMN ini di awal perdagangan hari ditengarai karena perseroan telah mengumumkan rencana penggabungan usaha dengan PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk. (BBNP) pagi ini.

Kedua pihak memiliki hubungan afiliasi yakni memiliki pemegang saham pengendali yang sama, baik secara langsung maupun tidak langsung, yakni MUFG Bank Ltd. atau yang sebelumnya dikenal sebagai Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ atau BTMU.

Tag : merger, bank danamon
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top