Aksi Borong Saham Investor Asing Masih Deras

Aksi beli bersih saham (net buy) oleh investor asing masih berlanjut hingga hari ke-11 berturut-turut saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir dari reli penguatannya.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 14 Januari 2019  |  18:49 WIB
Aksi Borong Saham Investor Asing Masih Deras
Karyawan berkomunikasi di dekat monitor informasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (11/1/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi beli bersih saham (net buy) oleh investor asing masih berlanjut hingga hari ke-11 berturut-turut saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir dari reli penguatannya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi beli bersih atau net buy senilai sekitar Rp496,52 miliar pada perdagangan hari ini, Senin (14/1/2019).

Investor asing membukukan aksi beli sekitar 925,77 juta  lembar saham senilai Rp2,64 triliun. Adapun aksi jual investor asing tercatat 1,03 miliar lembar saham senilai sekitar Rp2,14 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa mencapai sekitar Rp7,83 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 10,25 miliar lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi di zona merah pada perdagangan hari ini, mematahkan reli penguatan yang mampu dibukukan tiga hari berturut-turut sebelumnya.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG ditutup turun 0,40% atau 25,35 poin di level 6.336,12 dari level penutupan perdagangan Jumat (11/1) ketika mampu berakhir menguat 0,52% atau 32,75 poin di posisi 6.361,46, kenaikan pada hari ketiga.

Penurunan yang dibukukan IHSG pada akhir perdagangan hari ini adalah yang terbesar sejak turun 0,6% pada 26 Desember.

Indeks mulai tergelincir ke zona merah dengan dibuka turun 0,16% atau 10,14 poin di level 6.351,33 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.302,40 – 6.359,87.

Tujuh dari sembilan sektor dalam IHSG berakhir di zona merah, dipimpin sektor aneka industri (-1,24%) dan perdagangan (-1,03%). Adapun sektor tambang dan finansial berhasil mengakhiri pergerakannya di zona hijau meski cenderung tipis.

Berdasarkan data Bloomberg, dari 625 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 157 saham menguat, 268 saham melemah, dan 200 saham stagnan.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang masing-masing turun 1,56% dan 6,47% menjadi penekan utama terhadap koreksi yang dialami IHSG.

Berikut ringkasan perdagangan saham oleh investor asing:

14 Januari

Rp496,52 miliar

Net buy

11 Januari

Rp812,91 miliar

Net buy

10 Januari

Rp772,01 miliar

Net buy

9 Januari

Rp836,82 miliar

Net buy

8 Januari 2019

Rp429,99 miliar

Net buy

7 Januari 2019

Rp398,64 miliar

Net buy

4 Januari 2019

Rp393 miliar

Net buy

3 Januari 2019

Rp188,35 miliar

Net buy

2 Januari 2019

Rp207,49 miliar

Net buy

28 Desember 2018

Rp857,01 miliar

Net buy

 SumberBursa Efek Indonesia, 2019

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top