Binaartha Sekuritas: Simak 6 Rekomendasj Saham Berikut Ini

Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG akan kembali berbalik menguat pascaditutup melemah tipis dalam perdagangan kemarin, Senin (10/12).
Mia Chitra Dinisari | 11 Desember 2018 06:19 WIB
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Jumat (9/11/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG akan kembali berbalik menguat pascaditutup melemah tipis dalam perdagangan kemarin, Senin (10/12).

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.086,067 hingga 6.060,775.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.129,216 hingga 6.147,073.

Berdasarkan indikator, MACD berada di area positif. Namun, Stochastic sudah membentuk pola dead cross di area overbought. 

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*ANTM, Daily (720) (RoE: 4.36%; PER: 20.53x; EPS: 35.07; PBV: 0.90x; Beta: 0.52):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 710 - 720, dengan target harga secara bertahap di level 750, 770, 785 dan 845. Support: 690.

*BWPT, Daily (168) (RoE: -6.00%; PER: -15.02x; EPS: -11,25; PBV: 0.90x; Beta: 1.76):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 165 - 170, dengan target harga secara bertahap di level 175, 182 dan 189. Support: 162.

*INCO, Daily (3090) (RoE: 3.90%; PER: 27.88x; EPS: 110.83; PBV: 1.09x; Beta: 1.04):* Terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Accumulative Buy” pada area level 3010 - 3100, dengan target harga secara bertahap di level 3180, 3320, 3890, 4460 and 5050. Support: 3010 & 2740.

*ISSP, Daily (86) (RoE: 0.72%; PER: 28.67x; EPS: 3; PBV: 0.22x; Beta: 1.56):* Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 85 – 87, dengan target harga secara bertahap di level 91, 97, 108, 127 dan 147. Support: 81 & 75.

*JPFA, Daily (2240) (RoE: 22.09%; PER: 11.55x; EPS: 190.55; PBV: 2.56x; Beta: 2.69):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2150 – 2250, dengan target harga secara bertahap di level 2330, 2440 dan 2910. Support: 1975.

*TLKM, Daily (3680) (RoE: 17.28%; PER: 18.85x; EPS: 191.48; PBV: 3.26x; Beta: 0.90):* Pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 3610 – 3680, dengan target harga secara bertahap di level 3750, 3890, 4210 dan 4530. Support: 3570 & 3490.

Tag : IHSG, IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top