TINS Incar Penjualan 31.400 Ton

Emiten pertambangan logam PT Timah Tbk. (TINS) membidik produksi timah sejumlah 32.800 ton dan penjualan 31.400 ton sampai akhir 2018.
Hafiyyan | 08 Desember 2018 07:59 WIB
PT Timah Tbk. (Persero) - timah.com

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten pertambangan logam PT Timah Tbk. (TINS) membidik produksi timah sejumlah 32.800 ton dan penjualan 31.400 ton sampai akhir 2018.

Sekretaris Perusahaan Timah Amin Haris menyampaikan, sampai akhir 2018, perusahaan membidik volume produksi timah sejumlah 32.800 ton dan penjualan 31.400 ton. Volume penjualan meningkat 9,65% year on year (yoy) dari 2017 sejumlah 29.914 ton.

“Pada 2019, diperkirakan target produksi dan penjualan hampir sama seperti tahun ini. Estimasi harga timah tahun depan ialah US$19.000 per ton,” tuturnya kepada Bisnis baru-baru ini.

Per September 2018, produksi timah perseroan mencapai 21.264 ton, turun 6,89% yoy dari sebelumnya 22.837 ton. Dalam waktu yang sama, volume penjualan terkoreksi 6,55% menuju 20.174 ton dibandingkan 21.588 ton per September 2017.

Amin menuturkan, saat ini perusahaan sedang mengerjakan dua fasilitas pengolahan, yakni fuming dengan kapasitas 31.000 ton per tahun dan ausmelt berkapasitas 35.000 ton per tahun.

“Sekarang masih on progrees pembangunannya, awal 2019 pembangunan fuming selesai,” ujarnya.

Adapun, pembangunan fasilitas ausmelt sudah dimulai pada Oktober 2018 dan diharapkan rampung pada akhir 2020. Tujuan pembuatan dua fasilitas baru ialah mengolah kembali timah kadar rendah untuk menjadi produk komersial melalui fuming yang dilanjutkan dengan ausmelt.

Pabrik ausmelt memiliki kapasitas 35.000 ton per tahun dengan nilai investasi US$56. Sumber pendanaan berasal dari kas internal dan pinjaman. Namun, tidak menutup kemungkinan Timah akan mencari pendanaan melalui penerbitan obligasi dan sukuk.

“Penerbitan [obligasi dan sukuk] akan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan,” imbuhnya.

Tag : pt timah tbk
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top