Waskita Karya (WSKT) Kembali Kaji Revisi Target Kontrak Baru 2018

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. akan melakukan penyesuaian target nilai akhir kontrak baru 2018 sejalan dengan fokus pengerjaan proyek berjalan dan upaya perbaikan arus kas yang dilakukan perseroan.
M. Nurhadi Pratomo | 28 November 2018 23:20 WIB
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — PT Waskita Karya (Persero) Tbk. akan melakukan penyesuaian target nilai akhir kontrak baru 2018 sejalan dengan fokus pengerjaan proyek berjalan dan upaya perbaikan arus kas yang dilakukan perseroan.

Sekretaris Perusahaan Waskita Karya Shastia Hadiarti mengatakan perseroan telah mendapatkan tambahan kontrak baru Rp2 triliun pada Oktober 2018. Dengan demikian, perseroan mengantongi nilai kontrak baru Rp14 triliun sepanjang Januari-Oktober 2018.

Dengan realisasi tersebut, emiten berkode saham WSKT itu baru merealisasikan 28% dari target kontrak baru yang dibidik tahun ini. Pasalnya, total nilai yang dibidik senilai Rp50 triliun pada 2018.

Kendati demikian, Shastia mengatakan perseroan masih menunggu proses kontrak sejumlah pekerjaan baru. Nilai kontrak baru yang akan masuk diperkirakan mencapai Rp8 triliun.

“Masuknya [Rp8 triliun] pada November 2018—Desember 2018,” ujarnya kepada Bisnis.com, Rabu (28/11/2018).

Sejalan dengan kondisi tersebut, dia mengatakan terdapat kemungkinan penyesuaian nilai akhir kontrak baru. Saat ini, besaran nilai tengah dikaji oleh perseroan.

Shastia mengungkapkan saat ini perseroan tengah fokus untuk mengerjakan proyek berjalan. Selain itu, pihaknya juga tengah memperbaiki posisi arus kas.

Sebagai catatan, WSKT telah merevisi target kontrak baru periode 2018 beberapa waktu lalu. Jumlah yang dibidik diturunkan dari Rp70 triliun menjadi Rp50 triliun hingga Rp55 triliun.

Keputusan tersebut ditempuh menyusul target penyelesaian proyek yang semula dipercepat menjadi kembali sesuai dengan jadwal semulai. Selanjutnya, WSKT batal melakukan investasi beberapa proyek jalan tol yang telah direncanakan sebelumnya.

Tag : waskita karya, kinerja emiten
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top