Binaartha Sekuritas: IHSG Terindikasi Menguat, Simak Rekomendasi Sahamnya

Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Rabu ini (28/11) mengindikasikan adanya potensi penguatan dengan kisaran pergerakan 5.971-6.054.
Fajar Sidik
Fajar Sidik - Bisnis.com 28 November 2018  |  06:34 WIB
Binaartha Sekuritas: IHSG Terindikasi Menguat, Simak Rekomendasi Sahamnya
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Rabu ini (28/11) mengindikasikan adanya potensi penguatan dengan kisaran pergerakan 5.971-6.054.

Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan IHSG ditutup melemah 0,15% di level 6013.590 pada 27 November 2018. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki rentang pada level 5992.921 hingga 5972.252. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki kisaran 6034.221 hingga 6054.853.

Berdasarkan indikator, MACD berada di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih bergerak ke atas di area overbought atau jenuh beli. Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BBTN, Daily (2640) (RoE: 12.52%; PER: 9.30x; EPS: 283.96; PBV: 1.16x; Beta: 1.48):* Sebelumnya terlihat pola bearish counterattack candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. “Sell on Strength” pada area 2660 - 2700, dengan target harga secara bertahap di level 2570 dan 2490. Resistance: 2700 & 2750.

*BJBR, Daily (1910) (RoE: 15.56%; PER: 10.17x; EPS: 187.72; PBV: 1.58x; Beta: 2.05):* Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1890 - 1920, dengan target harga secara bertahap di level 1945, 1970, 2000, 2080 dan 2150. Support: 1890 & 1850.

*BWPT, Daily (164) (RoE: -6.00%; PER: -14.57x; EPS: -11,25; PBV: 0.87x; Beta: 0.82):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level level 160 - 164, dengan target harga secara bertahap di level 168 dan 178. Support: 152.

*ELSA, Daily (302) (RoE: 8.91%; PER: 7.49x; EPS: 40.33; PBV: 0.67x; Beta: 0.64):* Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 296 – 304, dengan target harga secara bertahap di level 312 dan 318. Support: 290.

*JSMR, Daily (4000) (RoE: 12.24%; PER: 12.36x; EPS: 323.52; PBV: 1.50x; Beta: 1.24):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 3950 – 4000, dengan target harga secara bertahap di level 4050, 4100 dan 4150. Support: 4000.

*PGAS, Daily (1920) (RoE: 8.63%; PER: 10.72x; EPS: 179.15; PBV: 0.93x; Beta: 1.18):* Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1900 – 1930, dengan target harga secara bertahap di level 1965, 2090, 2380 and 2680. Support: 1870 & 1800.

*(Disclaimer on)*

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rekomendasi saham

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top