CSIS Konversi Utang Jadi Modal

Rapat umum pemegang saham emiten kayu dan furnitur, PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. menyetujui konversi utang menjadi modal disetor.
Novita Sari Simamora | 19 November 2018 17:46 WIB
Direktur PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk Imelda Fransisca (dari kiri) bersama Direktur PT Olympic Bangun Persada, Eka Suryawijaya, Direktur PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk Lukas Maulana Jusuf, dan Direktur PT Olympic Bangun Persada, Yannes Pasaribusaat, saat peluncuran Project Introduction Olympic City di Jakarta, Selasa (23/05). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA--Rapat umum pemegang saham emiten kayu dan furnitur, PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. menyetujui konversi utang menjadi modal disetor.

Sekretaris Perusahaan Cahayasakti Investindo Novita menuliskan dalam keterbukaan informasi, bahwa anak usaha emiten PT Olympic Bangun Persada telah melakukan RUPS dengan keputusa menyetujui konversi utang menjadi menjadi penaikkan modal.

"RUPS dengan keputusan, menyetujui konversi utang menjadi peningkatan modal disetor, sehingga modal disetor yang semula sebesar Rp150 miliar, menjadi sebesar Rp225 miliar," tulisnya dalam keterbukaan informasi, Senin (19/11/2018).

Novita menambahkan, perseroan menyetujui konversi utang menjadi peningkatan modal disetor oleh entitas anak tersebut.

Hingga September 2018, emiten bersandi saham CSIS telah mencatatkan penjualan senilai Rp17,25 miliar, atau anjlok hingga 50% dari posisi Rp34,37 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, rugi yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali mencapai Rp14,24 miliar hingga September 2018. Rugi yang dicatatkan oleh CSIS semakin melebar bila dibandingkan dengan September 2017, senilai Rp5,99 miliar.

Hingga September 2018, nilai aset yang dibukukan mencapai Rp396,39 miliar. Aset ini terdiri dari liabilitas dan ekuitas masing-masing senilai Rp188,01 miliar dan Rp208,37 miliar.

Tag : csis, Cahayasakti Investindo Sukses
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top