Kurs Tengah Menguat 117 Poin, Mayoritas Mata Uang di Asia Terdepresiasi

Kurs jual ditetapkan Rp14.897 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp15.047 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp150.
Aprianto Cahyo Nugroho | 05 November 2018 11:39 WIB
Uang rupiah. - Bloomberg/Brent Lewin

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Senin (5/11/2018) di level Rp14.972 per dolar AS, menguat 117 poin atau 0,77% dari posisi Rp15.089 pada Jumat (2/11).

Kurs jual ditetapkan Rp14.897 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp15.047 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp150.

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 24 poin atau 0,16% ke level Rp14.979 per dolar AS pada pukul 10.21 WIB.

Mata uang Garuda sebelumnya dibuka dengan pelemahan 21 poin atau 0,14% di level Rp14.976 per dolar AS, setelah berakhir menguat 173 poin atau 1,14% di posisi 14.955 pada Jumat (2/11).

Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di level Rp14.968-14.985 per dolar AS.

Mata uang lainnya di Asia terpantau bergerak mayoritas melemah siang ini, dipimpin oleh rupee India yang terdepresiasi 0,54%, disusul peso Filipina yang melemah 0,32%.

Sementara itu, indeks dolar AS, yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya, terpantau melemah 0,032 poin atau 0,03% ke level 96,51 pada pukul 11.16 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka di zona hijau dengan pelemahan 0,101 poin atau 0,1% di level 96,441, setelah pada perdagangan Jumat (2/11) berakhir menguat 0,28% atau 0,265 poin di posisi 96,542.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)

5 November

14.972

2 November

15.089

1 November

15.195

31 Oktober

15.227

30 Oktober

15.237

SumberBank Indonesia

Tag : kurs tengah bank indonesia
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top