Binaartha Sekuritas: IHSG Bakal Koreksi Wajar, Cermati 6 Saham Ini

Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) akan terkoreksi wajar pada hari ini, Selasa (23/10) dengan rentang pergerakan 5.803-5.887.
Fajar Sidik | 23 Oktober 2018 05:56 WIB
Seorang pria melintasi layar elektronik pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (19/10/2018). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) akan terkoreksi wajar pada hari ini, Selasa (23/10) dengan rentang pergerakan 5.803-5.887.

Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan IHSG berhasil ditutup menguat 0,05% di level 5840.435 pada 22 Oktober 2018.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5822.159 hingga 5803.884. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki rentang pada 5864.181 hingga 5887.928.

Berdasarkan indikator, MACD berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral.

Namun, terlihat pola bearish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*ANTM, Daily (765) (RoE: 3.62%; PER: 26.66x; EPS: 28.70; PBV: 0.97x; Beta: 0.66):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 750 – 770, dengan target harga secara bertahap di level 790, 805 dan 820. Support: 750 & 735.

*BMRI, Daily (6450) (RoE: 13.34%; PER: 12.26x; EPS: 522.13; PBV: 1.64x; Beta: 1.57):* Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 6350 – 6450, dengan target harga secara bertahap di level 6525, 6700 dan 6850.
Support: 6350 & 6200.

*INDY, Daily (2530) (RoE: 12.86%; PER: 5.98x; EPS: 422.80; PBV: 0.77; Beta: 2.35):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2510 – 2530, dengan target harga di 2600 dan 2780. Support: 2510 & 2460.

*MYOR, Daily (2620) (RoE: 18.73%; PER: 40.33x; EPS: 65.70; PBV: 7.54x; Beta: 1.01):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 2600 – 2630, dengan target harga secara bertahap di level level 2650, 2720, 2800 dan 2870. Support: 2600 & 2570.

*SCMA, Daily (1690) (RoE: 29.49%; PER: 15.56x; EPS: 108.60; PBV: 4.60x; Beta: 0.71):* Saat ini, pergerakan harga sudah menguji garis bawah dari Bollinger sehingga diharapkan agar peluang terjadinya rebound terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1680 – 1700, dengan target harga secara bertahap di level 1745, 1775, 1905, 2040 dan 2160. Support: 1645.

*WTON, Daily (318) (RoE: 11.12%; PER: 8.73x; EPS: 36.90; PBV: 0.97x; Beta: 1.75):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 312 - 322, dengan target harga secara bertahap di level 330 dan 340. Support: 312 & 300.

*(Disclaimer on)*

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top