Spekulasi Penurunan Output di Thailand, Harga Karet Rebound 1%

Harga karet untuk kontrak teraktif Maret 2019 di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup menguat 0,6% atau 1 poin di level 166,80 yen per kilogram (kg), setelah diperdagangkan pada kisaran 165,50-167,50.
Aprianto Cahyo Nugroho | 19 Oktober 2018 15:15 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet ditutup rebound pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (19/10/2018) menyusul spekulasi penurunan ouput di Thailand.

Harga karet untuk kontrak teraktif Maret 2019 di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup menguat 0,6% atau 1 poin di level 166,80 yen per kilogram (kg), setelah diperdagangkan pada kisaran 165,50-167,50.

Harga bahan utama pembuatan ban ini sebelumnya dibuka rebound dengan penguatan 0,2 poin atau 0,12% di posisi 166 yen per kg, setelah ditutup merosot 4,1 poin atau 2,41% ke level 165,80 pada perdagangan Kamis (18/10).

Dilansir Bloomberg, harga karet berjangka pulih di tengah spekulasi bahwa harga yang rendah dapat memacu produsen di Thailand untuk mengurangi output.

Analis di broker komoditas Yutaka Shoji, Gu Jiong mengatakan karet dengan grade RSS-3 untuk pengiriman dari Bangkok ditawarkan pada 47,08 baht / kg, dibandingkan dengan 47,96 baht / kg seminggu sebelumnya.

“Karena harga sudah di bawah level BEP untuk sebagian besar pemasok Thailand, penurunan lebih lanjut mungkin akan mengurangi output,” ungkap Gu, seperti dikutip Bloomberg.

Namun, Gu melanjutkan, harga kemungkinan akan dibatasi oleh kekhawatiran tentang permintaan karet dan laju pertumbuhan ekonomi China.

Pertumbuhan ekonomi China melambat melebihi perikraan pada kuartal kegita tahun 2018 setelah Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat hanya 6,5% dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya. Angka ini lebih rendah dari perkiraan dalam survei Bloomberg yang mencapai 6,6% dan turun dari 6,7% di kuartal sebelumnya

 

Pergerakan Harga Karet Kontrak Maret 2019 di Tocom

Tanggal

Harga (Yen/Kg)

Perubahan

19/10/2018

166,80

+0,6%

18/10/2018

165,80

-2,41%

17/10/2018

169,90

+0,47%

16/10/2018

169,10

+0,18%

15/10/2018

168,80

+0,06%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga karet

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top