HK Metals (HKMU) Gunakan Dana IPO untuk Perbesar Kapasitas Pabrik Aluminium

Emiten manufaktur logam PT HK Metals Utama Tbk. akan menggunakan sebagian besar dana hasil penawaran untuk memperbesar kapasitas pabrik aluminium perseroan yang merupakan lini anak usaha yaitu PT Handal Aluminium Sukses.
Dara Aziliya | 09 Oktober 2018 14:25 WIB
Jajaran direksi MPRO dan HKMU bersama-sama membuka perdagangan Bursa Efek Indonesia, Selasa (9/10/2018) sekaligus menandakan pencatatan perdana saham kedua perseroan sebagai emiten ke-41 dan ke-42. Bisnis - Emanuel B. Caesario

HKMU Gunakan Dana IPO untuk Perbesar Kapasitas Pabrik Aluminium

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten manufaktur logam PT HK Metals Utama Tbk. akan menggunakan sebagian besar dana hasil penawaran untuk memperbesar kapasitas pabrik aluminium perseroan yang merupakan lini anak usaha yaitu PT Handal Aluminium Sukses.

Perseroan baru saja melaksanakan IPO dengan melepas 1.021.740.000 saham dengan harga penawaran sebesar Rp230. Dengan volume pelepasan tersebut, perseroan mengantongi dana segar Rp235 miliar. Sebesar Rp90 miliar akan digunakan untuk melakukan ekspansi pabrik aluminium.

Diirektur HK Metals Utama Pratama Girindra Wirawan menyampaikan perseroan akan melakukan penambahan 3—4 unit mesin baru pada pabrik Handal Aluminium Sukses sehingga fasilitas produksi tersebut dapat mencapai kapasitas 1,5 juta ton dari saat ini 500.000 ton per tahun.

“Dari hasil IPO tersebut, sebesar Rp90 miliar akan kami berikan untuk Handal Aluminium Sukses, sisanya akan kami gunakan sebagai modal kerja untuk modal kerja baik untuk holding maupun anak usaha,” ungkap Pratama di Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Pratama mengatakan dengan adanya dana IPO yang diperoleh, perseroan tidak menganggarkan belanja modal (capex) lain untuk aktivitas usaha. Perseroan ingin memperbesar porsi produksi dari lini produksi aluminium untuk menangkap permintaan pasar.

Dengan perolehan dana IPO tersebut perseroan akan langsung melakukan pemesanan 4 unit mesin, untuk melengkapi 3 mesin Handal Aluminium Sukses. Pabrik tersebut baru saja beroperasi pada awal tahun ini sehingga emiten dengan  sandi HKMU tersebut tengah menikmati lonjakan pendapatan dan laba.

Berdasarkan dokumen yang dipublikasikan perseroan, HKMU membukukan bersih sebesar Rp230,37 miliar pada kuartal I/2018, melonjak 140,6% dibandingkan pendapatan perseroan pada kuartal sama tahun sebelumnya. Pada periode tersebut, perseroan membukukan kenaikan laba bersih mencapai 405%.

Pratama menyampaikan pada kuartal I/2018 perseroan mencatatkan lonjakan baik dari sisi penjualan maupun laba bersih karena baru saja mengoperasikan pabrik Handal Aluminium Sukses, sehingga perusahaan tersebut berkontribusi pada kinerja keuangan konsolidasi HKMU.

Selama ini, kontribusi terbesar pada pendapatan perseroan adalah dari PT Hakaru Metalindo Perkasa yaitu mencapai 55%. Hingga 2020, perseroan akan membesarkan porsi pendapatan dari Handal AluminiumSukses  mencapai 60%, dengan kontribusi dari Hakaru Metalindo Perkasa 35%—40%.

Tag : bei, ipo
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top