Sektor Aneka Industri Bebani IHSG

Sektor aneka industri melemah dan memimpin koreksi mayoritas sektor membebani pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di zona merah pada perdagangan pagi ini, Jumat (5/10/2018).
Renat Sofie Andriani | 05 Oktober 2018 10:09 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Sektor aneka industri melemah dan memimpin koreksi mayoritas sektor membebani pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di zona merah pada perdagangan pagi ini, Jumat (5/10/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG melemah 0,53% atau 30,24 poin ke level 5.726,37 pada pukul 09.26 WIB, setelah dibuka turun 0,31% atau 18,02 poin di level 5.738,59.

Adapun pada perdagangan Kamis (4/10), IHSG berakhir merosot 1,89% atau 111,12 poin di posisi 5.756,62.

Pelemahan IHSG pada pukul 09.26 WIB akibat tertekan koreksi seluruh sembilan indeks sektoral IHSG dengan tekanan utama sektor infrastruktur (-1,09%), aneka industri (-0,71%), dan industri dasar (-0,69%).

Namun, pelemahan indeks terpantau sedikit terkikis menjadi 0,43% atau 24,95 poin ke level 5.731,67 pada pukul 09.50 WIB. Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada level 5.706,40 – 5.758,27.

Sektor aneka industri melemah 0,92% dan memimpin koreksi mayoritas sektor, disusul sektor infrastruktur yang turun 0,73%. Di sisi lain, sektor tambang mampu beringsut ke wilayah positif meskipun hanya naik 0,02% sekaligus membatasi pelemahan IHSG.

Sementara itu, sebanyak 127 saham bergerak menguat, 157 saham bergerak melemah, dan 320 saham stagnan dari 604 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham ASII (-0,71%), SRIL (-2,69%), INDR (-2,45%), dan BATA (-4,88%) menjadi penekan utama atas pelemahan sektor aneka industri.

Pergerakan Sektor IHSG Pukul 09.50 WIB

Sektor

Perubahan

Aneka industri

-0,92%

Infrastruktur

-0,73%

Industri dasar

-0,69%

Properti

-0,63%

Konsumer

-0,61%

Finansial

-0,19%

Pertanian

-0,10%

Perdagangan

-0,06%

Tambang

+0,02%

 

sumber: Bloomberg

 

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top