Delapan Sektor Tertekan Negatif, Pertanian Tetap Hijau

Pelemahan mayoritas sektor menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga turun lebih dari 1% pada perdagangan pagi ini, Kamis (4/10/2018).
Renat Sofie Andriani | 04 Oktober 2018 10:10 WIB
Karyawan melintas di bawah layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA – Pelemahan mayoritas sektor menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga turun lebih dari 1% pada perdagangan pagi ini, Kamis (4/10/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG melorot 1,17% atau 68,52 poin ke level 5.799,22 pada pukul 09.05 WIB, setelah dibuka turun 0,34% atau 20,14 poin di level 5.847,60.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak di zona merah dengan tekanan utama sektor aneka industri (-1,74%) dan infrastruktur (-1,71%). Hanya sektor pertanian yang bergerak sendiri di zona hijau dengan kenaikan tipis 0,03%.

IHSG melanjutkan pelemahannya untuk hari keempat berturut-turut, setelah pada perdagangan Rabu (3/10), berakhir turun 0,13% atau 7,88 poin di posisi 5.867,74.

Pergerakan indeks terpantau lanjut melemah 1,04% atau 61,10 poin ke level 5.806,64 hari ini pada pukul 09.38 WIB. Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada level 5.786,06 – 5.847,60.

Sektor industri dasar anjlok 2,03% dan memimpin pelemahan di antara delapan sektor, diikuti sektor infrastruktur yang turun 1,20%. Di sisi lain, sektor pertanian mampu bertahan di zona hijau dan naik 0,36%.

Sementara itu, sebanyak 86 saham bergerak menguat, 193 saham bergerak melemah, dan 325 saham stagnan dari 604 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Pergerakan Sektor IHSG Pukul 09.38 WIB

Sektor

Perubahan

Industri dasar

-2,03%

Infrastruktur

-1,20%

Aneka industri

-1,16%

Finansial

-1,03%

Konsumer

-1,01%

Perdagangan

-0,85%

Properti

-0,84%

Tambang

-0,05%

Pertanian

+0,36%

 

sumber: Bloomberg

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top