Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sucorinvest Luncurkan Reksa Dana Pasar Uang Syariah

Sucorinvest Asset Management meluncurkan reksa dana syariah berbasis pasar uang bertajuk Sucorinvest Sharia Money Market Fund. 
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 25 September 2018  |  12:58 WIB
Pelajar mengamati monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Pelajar mengamati monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Bisnis.com, JAKARTA - PT Sucorinvest Asset Management meluncurkan reksa dana syariah berbasis pasar uang bertajuk Sucorinvest Sharia Money Market Fund. 
Produk ini dibuat agar dapat memberikan pertumbuhan niliai investasi dengan dan memberikan tingkat likuiditas yang tinggi guna memenuhi kebutuhan dana tunai dalam waktu singkat melalui investasi yang sesuai dengan prinsip syariah.
Sucorinvest Sharia Money Market Fund akan melakukan investasi dengan komposisi portofolio investasi sebesar 100% pada instrumen pasar uang syariah.
"Adapun ketentuan minimum pembelian yaitu  Rp100.000 untuk pembelian pertama kali dan pembelian selanjutnga," kata Presiden Direktur PT Sucorinvest Asset Management Jemmy Paul di Jakarta, Selasa (25/9/2018).
Saat ini Sucorinvest telah mengelola Reksa Dana publik dan Reksa Dana Tertutup. Reksa dana publik yang dikelola sebanyak 9 produk reksa dana termasuk Sucorinvest Sharia Money Market Fund.
Dengan demikian, emisi Sucorinvest Sharia Money Market ini, maka calon nasabah memiliki pilihan untuk berinvestasi pada Reksa Dana Syariah yang dikelola oleh Sucorinvest. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sucorinvest reksa dana
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top