Reliance Sekuritas: IHSG Rawan Koreksi, Cermati Saham Pilihan Hari Ini

Reliance Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada akhir pekan rawan terjadi koreksi dengan rentang pergerakan 5950-5878.
Fajar Sidik | 21 September 2018 06:06 WIB
Karyawan melintas di bawah layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA -  Reliance Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada akhir pekan rawan terjadi koreksi dengan rentang pergerakan 5950-5878.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menjelaskan indeks Nikkei (+0.01%), TOPIX (+0.11%), HangSeng (+0.26%), CSI (-0.07%) dan KOSPI (+0.65%) ditutup terkonsolidasi cenderung menguat setelah Tiongkok dikatakan berencana untuk memangkas tingkat tarif rata-rata yang di kenakan pada import bulan depan.

Pasar ekuitas sejauh ini tetap tangguh dalam menghadapi meningkatnya imbal hasil obligasi, menunjukkan investor merasa nyaman dengan prospek pendapatan perusahaan dan pertumbuhan global bahkan ketika biaya pinjaman meningkat seiring dengan ketegangan perdagangan.

IHSG (+0.98%) ditutup menguat 57.67 poin kelevel 5931.27 dengan sektor industry dasar (+1.81%) memimpin penguatan dengan saham INKP (+2.52%) dan CPIN (+2.82%) menjadi penopang.

Pergerakan rupiah yang menguat terhadap USD sempat sebesar 0.37% diawal sesi perdagangan menjadi faktor utama optimisme investor. Investor asing pun tercatat net buy 221.44 Miliar rupiah dengan saham BMRI, BBCA dan BBRI menjadi top net buy investor asing.

Bursa saham Eropa dibuka optimis. Indeks Eurostoxx (+0.51%), FTSE (+0.26%) dan DAX (+0.39%) berada pada zona hijau disesi pertama. Greenback tetap melemah setelah sebuah laporan mengatakan AS dan Kanada tidak mungkin mencapai kesepakatan di Nafta di Washington pekan ini, sementara pound menguat setelah penjualan ritel Agustus datang lebih tinggi dari yang diperkirakan.

Sentimen data ekonomi selanjutnya akan ramai dengan data indeks aktifitas kinerja sektor manufaktur di Jepang dan Eropa dengan ekspektasi cukup positif. Dimana Indeks Manufakturing PMI di Jepang naik 53.1 dengan Indeks aktifitas industry naik 0.2% dari -0.8% diperiode sebelumnya.

Pergerakan IHSG secara teknikal gap up dengan mencoba break out resistance bearish trend dan MA50. Fluktuasi IHSG telah mencapai level upper bollinger bands dengan Indikasi pergerakan yang terbatas jika tidak mampu kembali menguat di atas area level 5900.

Indikator Stochastuc bergerak terkonsolidasi dengan Momentum penguatan indikator RSI. Sehingga diperkirakan IHSG diakhir pekan rawan terjadi koreksi menutup gap dengan rentan pergerakan 5950-5878.

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya BBNI, BBRI, INCO, CPIN, INDF, INDY, INTP, MNCN, PTBA, UNTR, WIKA, WSKT, MAIN.

 

Disclaimer on

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top