Sinarmas Sekuritas: Rekomendasikan Buy on Weakness Saham ASII, TLKM, JPFA, dan PGAS

Sinarmas Sekuritas memprediksi IHSG bergerak mixed di tengah penguatan bursa AS.
Mia Chitra Dinisari | 19 September 2018 09:16 WIB
Pengunjung melintas di samping papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (27/7/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Sinarmas Sekuritas memprediksi IHSG bergerak mixed di tengah penguatan bursa AS.

Tim analis Sinarmas Sekuritas menyebutkan secara teknikal indeks hari Rabu (19/05), IHSG diprediksi bergerak di kisaran 5.780-5.844.

Sementara itu, mereka merekomendasikan buy on weakness saham ASII, TLKM, JPFA, PGAS.

Berikut sentimen penggerak IHSG hari ini:

Bursa AS ditutup menguat pada perdagangan Selasa (18/08). Harga crude oil naik ke level USD 69.69 per barrel. Harga batubara turun ke level USD 114.15 per Mt. Rupiah bergerak melemah terhadap Dollar AS ke level Rp 14.898. 10Yr Government Bonds Yield turun ke level 8.39%.

Dari global, pemerintah China mengumumkan tambahan tarif dagang sebesar USD 60 miliar terhadap produk AS sebagai balasan atas tambahan tarif yang diusulkan Presiden AS.

Dari dalam negeri, Badan Anggaran (Banggar) DPR dan pemerintah sepakat untuk mengubah sejumlah asumsi dasar makro dalam RAPBN 2019. Nilai tukar rupiah naik dari Rp 14.400 per dollar AS menjadi Rp 14.500 per dollar AS. Sementara lifting minyak meningkat menjadi 775.000 barel per hari (bph) dari sebelumnya 750.000 bph. Sedangkan target gini ratio diperkecil dari sebelumnya 0,380-0,390 menjadi 0,380-0,385.

Dari dalam negeri, penjualan mobil domestik tercatat sebesar 102 ribu unit, atau meningkat 5,1% YoY, dan turun 4,9% MoM.

Sehubungan dengan emiten, Astra International (ASII) mencatatkan market share penjualan mobil sebesar 50%, dengan jumlah penjualan sebesar 51 ribu unit (-1,9% YoY, -6.3% MoM).

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top