Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekonomi Korsel Terus Pulih, Kospi & Won Kompak Menguat

Indeks Kospi Korea Selatan melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Jumat (14/9/2018), sejalan dengan penguatan nilai tukar won terhadap dolar AS.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 14 September 2018  |  16:23 WIB
Bursa Korea Kospi - Reuters
Bursa Korea Kospi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Kospi Korea Selatan melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Jumat (14/9/2018), sejalan dengan penguatan nilai tukar won terhadap dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, Kospi berakhir menguat 1,40% atau 32,02 poin di level 2.318,25, setelah dibuka dengan kenaikan 0,81% atau 18,47 poin di posisi 2.304,70. Pada perdagangan Kamis (13/9), Kospi berakhir rebound 0,14% di level 2.286,23.

Sebanyak 443 saham menguat, 273 saham melemah, dan 64 saham stagnan dari 780 saham yang diperdagangkan di indeks Kospi pada akhir perdagangan hari ini.

Saham yang mendorong penguatan Kospi di antaranya yaitu Meritz Fire & Marine Insurance Co. Ltd. (+1,37%), Hitejinro Holdings Co. Ltd. (+0,63%), dan Doosan Corp. (+1,08%).

Sementara itu, saham raksasa teknologi asal Negeri Ginseng Samsung Electronics Co. Ltd. rebound dan berakhir melonjak 4,09% atau 1.800 poin di level 45.850, setelah ditutup melemah 1,12% di posisi 44.050 pada perdagangan Kamis (13/9).

Sejalan dengan Kospi, nilai tukar won terapresiasi pada hari kedua berturut-turut. Won berakhir menguat 0,50% atau 5,60 poin di level 1.116,83, setelah ditutup menguat 0,54% atau 6,07 poin di posisi 1.122,43 per dolar AS kemarin.

Dilansir dari Bloomberg, ekonomi Korea Selatan melanjutkan tren pemulihan yang didorong oleh ekspor dan konsumsi domestik, seperti dinyatakan kementerian keuangan Korsel dalam laporan buku hijau bulanannya.

“Tetap saja, kondisi pasar tenaga kerja yang tidak memuaskan, perselisihan perdagangan AS-Cina, dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed menimbulkan risiko terhadap prospeknya,” terangnya.

Pergerakan Indeks KOSPI

TanggalLevelPerubahan
14/9/20182.318,25+1,40%
13/9/20182.286,23+0,14%
12/9/20182.282,92-0,01%
11/9/20182.283,20-0,24%
10/9/20182.288,66+0,31%

 Sumber: Bloomberg

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indeks kospi Ekonomi Korsel
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top