Profindo Sekuritas: IHSG Lanjut Melemah, Cermati Saham Pilihan Hari Ini

Profindo Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini, Kamis (6/8) diperkirakan masih akan melanjutkan pelemahan dengan rentang pergerakan 5556-5815.
Fajar Sidik | 06 September 2018 08:42 WIB
Pengunjung melintas di samping papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (27/7/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Profindo Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini, Kamis (6/8) diperkirakan masih akan melanjutkan pelemahan dengan rentang pergerakan 5556-5815.

Wall Street berakhir mixed pada perdagangan Rabu waktu setempat. Adapun, penurunan Indeks ditekan sektor saham teknologi yaitu Facebook dan Twitter, setelah adanya lporan bahwa Departemen Kehakiman AS menyatakan akan bertemu dengan jaksa hukum untuk membahas kekhawatiran mengenai platform media sosial sengaja "mencekik pertukaran ide secara bebas". 

Sentimen lainnya, defisit perdagangan AS mencapai level tertinggi lima bulan pada Juli sebesar USD 50.1 miliar.Dow Jones +0.09%, S&P500 -0.28%, dan Nasdaq -1.19%.

Bursa Eropa ditutup melemah akibat meningkatnya kekhawatiran perang dagang setelah dirilisnya neraca perdagangan AS yang defistt di bulan Juli. Hal ini mebuat pelaku pasar juga terus memantau potensi pengenaan tarif impor baru oleh AS kepada China.

Selain itu, dirilisnya retail sales zona Eropa yang tumbuh 1.1% yoy dibawah estimasi 1.3% yoy turut menekan Indeks. Dax -1.39%, CAC 40 -1.54%, FTSE 100 -1.00%, dan Stoxx 600 -1.09%.

Harga minyak mentah ditutup melemah ditengah meningkatnya kekhawatiran perang dagang, dan krisis mata uang yang dapat membebani di sisi permintaan. Menjelang penutupan API merilis data persediaan minyak mentah pada minggu lalu hanya turun 1.2 juta barel dibawah estimasi yang diperkirakan turun 1.9 juta barel.

IHSG di perdagangan kemarin ditutup anjlok akibat adanya kekhawatiran krisis emerging market yang melanda negara berkembang. Asing mencatatkan net sell sebesar Rp 880 miliar dengan saham BBRI dan TLKM menjadi net top seller, sedangkan saham CPIN dan INKP menjadi net top buyer.

Secara teknikal, Indeks membentuk three black crows candlestick pattern mengindikasikan potensi melemah. Indeks ditutup dibawah garis MA5.

Disisi lain, andanya ketidakstabilan gejolak mata uang masih akan menjadi sentiment negative terhadap pergerakan Indeks. Selain itu, Investor juga lebih cenderung untuk wait and see.

Sehingga Indeks pada hari ini diperkirakan masih akan melanjutkan pelemahan dengan range pergerakan 5556-5815.

Saham yang diperhatikan adalah TLKM (buy), UNVR (buy), ITMG (buy), SCMA (buy), CPIN (buy), dan SMGR (So)

DISCLAIMER ON

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top